Pengamat Sebut M.Rizki Tak Berpengaruh pada Suara Gerindra di 2024 Sekalipun Pindah Partai

 

Cibinong – Pengamat politik, Yusfitriadi menyampaikan bahwa suara anggota DPRD Kabupaten Bogor fraksi Gerindra, M. Rizki pada pileg 2019 lalu tidak akan berpengaruh pada suara partai di pemilu 2024 mendatang.

Pasalnya, M. Rizki dikabarkan bakal pindah partai pada pemilu 2024 mendatang. Padahal, M. Rizki merupakan anggota fraksi Gerindra yang meraih suara terbesar di pileg 2019 lalu.

Kendati demikian, Yusfitriadi menyebut, peraihan suara partai Gerindra pada fenomena pemilu 2019 lalu tidak terlepas dari efek sosok seorang Prabowo Subianto yang saat itu mencalonkan diri sebagai presiden.

“Raihan suara partai gerindra di seluruh indonesia pada pemilu 2019, termasuk tinggi suara partai gerindra di kabupaten bogor tidak hanya sekedar popularutas calon anggota legislatif, namun lebih pada prabowo efek dalam pencalonan presinden,” ungkap Yusfitriadi, Rabu (12/10/2022).

Ia menyebut, pencalonan sosok Prabowo ini lah yang menjadi dampak positif untuk partai Gerindra dan para caleg yang maju pada partai Gerindra itu.

“Sehingga ketika ada legislator partai gerindra yang akan pindah partai politik siapapun itu, saya rasa tidak akan berpengaruh signifikan kepada hasil suara partai gerindra, terutama di kabupaten bogor,” katanya.

Bahkan, kata dia, sangat mungkin legislator yang pindah tersebut akan tidak beruntung, karena proses kerpindahannya menjelang penetapan calon anggota legislatif pemilu 2024.

“Hal itu selain waktu yang mepet, juga pada partai barunya sudah diisi orang lain, ketika ada calon legislator baru yang masuk, harus menggeser orang lain yang mungkin sudah lama menjadi kader partai tersebut. Sangat mungkin kondisi tersebut akan membuat masalah diinternal partainya yang berujung pada konflik internal partai,” jelasnya.

Andaipun suara partai Gerindra di Bogor menurun pada pemilu 2024 nanti, hal tersebut bukan disebabkan karena legislator yang pindah partai, tapi lebih kepada sosok Prabowo yang saat ini masuk dalam Kabinet Jokowi yang merupakan lawan politiknya di 2019 lalu.

“Sehingga mengurangi bobot konsistensi politik bagi prabowonya sendiri dan kondisi itu akan sangat berpengatuh pada tingkat elektabilitas partai politik. Bahkan sangat mungkin banyak pemilih prabowo dan partai gerindra pada pemilu 2019, pada pemilu 2024 meninggalkan prabowo dan partai gerindra,” pungkasnya.

Sebelumnya, Salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor dari fraksi Gerindra, M. Rizki dikabarkan bakal pindah partai jelang pemilu 2024.

M. Rizki dikabarkan bakal pindah ke salah satu dari dua partai, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasdem.

“Bulan kemaren, PKB sekarang Nasdem. Bulan depan apa nih,” jawab Rizki saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/10/2022).

Namun, Rizki tidak memberikan komentar ke partai mana ia akan berlabuh jelang pemilu 2024.

“Terusin aja broh, biar populer,” ungkapnya.

Seperti diketahui, M. Rizki merupakan anggota DPRD Kabupaten Bogor dua periode dari daerah pemilihan 4.

Pada pileg 2019, Rizki berhasil meraup suara terbanyak dari seluruh anggota DPRD Kabupaten Bogor dari partai Gerindra.

Suara yang ia peroleh, melewati suara dari Rudy Susmanto yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Bogor.

Tiga besar perolehan suara pada pileg 2019 dari partai Gerindra yakni diisi oleh M. Rizki dari dapil 4, Rudy Susmanto dari dapil 1, dan Beben Suhendra dari dapil 2

M. Rikzi mendapatkan suara sebanyak 26.193 suara, sementara Rudy Susmanto memenangkan 22.763 suara, dan Beben Suhendra 21.050 suara.

Tinggalkan Balasan