“Ayah Sejuta Anak” Divonis 4 Tahun Penjara, Lebih Ringan Dari Tuntutan

RUJUKANMEDIA.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memberikan vonis empat tahun penjara kepada terdakwa perdagangan anak, Suhendra atau “Ayah Sejuta Anak”.

“Vonis empat tahun (penjara), denda Rp100 juta subsider tiga bulan,” kata Humas PN Kelas 1A Cibinong, Amran S Herman usai sidang putusan di Bogor, Selasa (16/5/2023)

Dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Cibinong, Suhendra dituntut pidana penjara selama lima tahun dan denda senilai Rp100 juta subsider enam bulan kurungan.

Baca juga: Dijemput Dari Lampung, Bayi Korban Ayah Sejuta Anak Belum Diserahkan ke Orangtuanya

Dalam SIPP, jaksa menyatakan terdakwa Suhendra bersalah melakukan tindak pidana perdagangan anak, sebagaimana Pasal 83 Jo 76F Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sebelumnya, Polres Bogor menangkap Suhendra pada akhir September 2022. Suhendra diduga melakukan tindak pidana perdagangan anak sejak awal tahun 2022.

Suhendra dalam menjalankan aksinya menggunakan kedok yayasan bernama Ayah Sejuta Anak, dengan menampung para ibu hamil yang tak bersuami.

Baca juga: Babak Baru Kasus ‘Ayah Sejuta Anak’, Polres Bogor Temukan Anak dengan Ibu Kandungnya  

Kemudian, bayi yang ditampung di yayasan tersebut diberikan kepada orangtua yang mengadopsi dengan imbalan uang Rp15 juta.

“Dia mengumpulkan ibu hamil yang tidak bersuami, dengan iming-iming dibantu proses persalinannya, kemudian setelah anaknya lahir, diberikan kepada orang tua adopsi, dengan membayar Rp15 juta,” kata Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin.

Baca juga: Polisi Amankan 7 Kambing Tersesat di Bogor

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan