RUJUKANMEDIA.COM – Memotong cabai atau makan makanan pedas dengan menggunakan tangan, sering kali memicu sensasi panas yang muncul di jari-jari tangan.
Meskipun bisa mereda dengan sendirinya, tangan panas akibat cabai yang berlangsung dalam waktu lama dapat membuat seseorang menjadi tidak nyaman untuk beraktivitas.
Ternyata sensasi tangan panas layaknya terbakar setelah terkena cabai disebabkan karena kandungan capsaicin yang dimiliki cabai.
Capsaicin merupakan senyawa aktif dari cabai yang bisa mengiritasi mamalia, termasuk manusia. Senyawa ini bisa menghasilkan sensasi rasa terbakar di jaringan mana pun yang bersentuhan dengannya, termasuk tangan dan mata.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa panas yang muncul akibat dari cabai ataupun sambal.
1. Menggunakan minyak
Dikutip dari The Kitchn, minyak dapat membantu menghilangkan rasa panas akibat dari sambal atau cabai yang mengiritasi kulit.
Anda bisa melumuri tangan yang panas dengan minyak goreng maupun minyak zaitun. Kemudian, tunggu beberapa saat hingga sensasi panas mereda. Setelah itu, bilas dengan air atau sabun.
Beberapa orang mengeklaim bahwa menggosok tangan dengan menggunakan sedikit minyak sayur atau minyak zaitun sebelum memotong cabai dapat melapisinya untuk mencegah timbulnya rasa panas di tangan.
2. Lumuri dengan alkohol
Sensasi panas terbakar akibat cabai bisa diredakan dengan menggunakan alkohol.
Hal ini karena, senyawa capsaicin dalam cabai bisa lebih mudah larut dalam alkohol daripada dalam air.
Anda bisa mengaplikasikannya dengan cara melumuri tangan dengan alkohol seperti vodka untuk membantu mengurangi rasa panas tersebut.
3. Cuci tangan dengan sabun pembersih piring
Sabun cuci piring diformulasi untuk menghilangkan minyak dan lemak dari piring. Ini bekerja lebih baik dalam melarutkan capsaicin daripada sabun tangan biasa.
Semoga dengan cara diatas kamu tidak bingung lagi mengatasi tangan kamu disaat kepedesan.






