RUJUKANMEDIA.com – Sekitar 58 pedagang kaki lima di Bojonggede, ‘dipaksa’ angkat kaki demi meresmikan proyek ambisius, Sky Bridge Bojonggede.
Sebelum ditertibkan, puluhan pedagang itu terlebih dulu diberikan sosialisasi oleh Pemkab Bogor melalui Kecamatan Bojonggede, dan stakeholder lainnya seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Camat Bojonggede, Edi Suwito mengatakan, sosialisasi itu dilakukan agar para pedagang paham dan mengetahui ketika nantinya penertiban dilakukan pada lapak dagangan mereka.
“Hari ini tahapan penyiapan sosialisasi untuk melakukan penataan yang memang bisa dilakukan oleh Pemkab Bogor sebelum nantinya Skybridge Bojonggede diresmikan,” ujar Camat Bojonggede, Edi Suwito kepada wartawan di lokasi, Kamis 26 Oktober 2023.
Tercatat ada sebanyak 58 pedagang yang ada persis di area yang tak jauh dengan Skybridge Bojonggede. Mereka pun terpaksa harus angkat kaki demi peresmian proyek tersebut.
Baca Juga : Pemkab Cari Investor untuk Banun Park and Ride Terminal Bojonggede
Menurut Edi, para pedagang itu harus ditertibkan mengingat lapak dagangan mereka juga mengambil sempadan jalan di wilayah Bojonggede
“Ini perlu ditata ulang kedepannya mau seperti apa. jika Bojonggede ini ingin nyaman maka kita nantinya kita akan lakukan penataan, mungkin penataan itu akan berkonsekuensi pada penertiban,” jelasnya.
Namun begitu, Edi mengaku belum mengetahui kapan Skybridge Bojonggede diresmikan. Pun dengan titik peresmian tersebut.
“Nanti keputusannya setelah rapat dilakukan. Kami belum bisa memutuskan. Karena disini kami hanya sebagai penyelenggara pelaksana, dan yang mungkin nanti berkompeten disini ada BPTJ, PUPR, PT KAI dan Dishub,” jelas Edi.
Diketahui, Sky Bridge Bojonggede dibangun dengan tujuan untuk mengurangi kesemrawutan kondisi lalu lintas di sekitar Stasiun Bojonggede seperti yang terjadi saat ini.
Jembatan layang tersebut dibangun membentang sepanjang 243 meter dengan lebar 3 meter menghubungkan Stasiun Bojonggede dan Terminal Angkutan Tipe C Bojonggede.
Pada masing-masing ujungnya baik dari sisi stasiun dan terminal akan dilengkapi dengan area semacam hall.
Di sisi stasiun hall akan dilengkapi dengan fasilitas eskalator, ramp untuk penyandang disabilitas, toilet, musala, tapping gate dan ruangan loket
Sementara itu, hall pada sisi terminal akan dilengkapi dengan ramp untuk penyandang disabilitas, toilet dan musala.
Sky Bridge Bojonggede sendiri sepenuhnya dibiayai oleh APBN senilai Rp16,5 miliar melalui anggaran BPTJ tahun 2022.
Sementara pada pembebasan lahan, itu berasal dari anggaran Pemkab Bogor sekitar Rp4 miliar. (*)


