RUJUKANMEDIA.COM – Jengkol adalah salah satu bahan masakan khas Indonesia, yang banyak digemari walaupun bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Bau tidak sedap dari jengkol ini, disebabkan karena jengkol memiliki kandungan senyawa sulfur yaitu djengkolic acid atau asam jengkolat.
Sebagian orang menganggap bahwa jengkol bisa dijadikan sebagai pengganti daging, karena tekstur jengkol yang dianggap mirip dengan daging. Jengkol bisa diolah menjadi berbagai macam jenis masakan seperti tumisan, sambal, semur dan lain sebagainya yang menggiurkan lidah.
Agar jengkol tidak menyebabkan bau dan teksturnya empuk saat di makan, Sahabat Fimela harus mengolah jengkol dengan benar.
1. Kupas Jengkol
Tips untuk menghilangkan bau tidak sedap dan tidak pahit, yaitu dengan mengupas kulit jengkol sebelum memasak. Usahakan untuk mengupas jengkol dan mencucinya sampai bersih.
2. Rendam Jengkol Sebelum Dimasak
Sebelum memasak jengkol, lebih baik merendam jengkol semalaman dengan air dingin, air kapur sirih atau air susu putih, untuk menetralisir bau dan menghilangkan rasa pahit.
3. Rebus dengan Daun Salam
Untuk mengatasi bau dan membuat tekstur jengkol lebih empuk, kamu bisa merebus jengkol dengan daun salam. Selain itu, daun salam juga bisa menghilangkan rasa pahit pada jengkol.
4. Rebus dengan Daun Jeruk
Daun jeruk juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada jengkol. Karena daun jeruk memiliki aroma yang wangi dan bisa membuat rasa jengkol tidak pahit, serta teksturnya menjadi lebih empuk saat dinikmati.
5. Jangan Dimasak Terlalu Lama
Agar tekstur jengkol empuk, kamu tidak perlu memasak jengkol terlalu lama. Usahakan untuk memasak jengkol kurang lebih selama 30menit saja. Karena terlalu lama memasak jengkol bisa membuat aroma bau jengkol keluar dan rasanya pahit.
Manfaat Konsumsi Jengkol
Karena jengkol mengandung protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, fosfor, kalsium, alkaloid, steroid, glikosida, tanin dan saponin yang diperlukan tubuh.
Manfaat jengkol adalah bisa membantu mencegah anemia atau kekurangan darah, menguatkan tulang agar terhindar dari osteoporosis, mencegah kanker yang disebabkan karena radikal bebas dan mengatasi penyakit jantung.
Selain itu, jengkol juga bisa membantu mencegah penyempitan pembuluh darah, cocok untuk diet dan melancarkan sistem kerja organ vital. Walaupun memiliki banyak manfaat, tetapi jangan berlebihan dalam mengonsumsi jengkol, karena efek samping dari mengonsumsi jengkol adalah menyebabkan gangguan pencernaan, bau mulut tidak sedap dan menyebabkan kerusakan hati.
Jika Masi ragu untuk konsumsi jengkol, yuk kita minta saran dokter untuk lebih pasti keseimbahangan dan juga manfaat dan efect bagi kesehatan kalian.


