RUJUKANMEDIA.com – Janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menyelesaikan pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pedagang Pasar Leuwiliang pada 3 Desember 2023, meleset.
Kenyataan di lapangan, hingga saat ini bangunan yang dilaksanakan pasca kebakaran Pasar Leuwiliang 27 September lalu itu, masih terus dilaksanakan.
Kepala Keamanan Unit Pasar Leuwiliang, Wahyu mengatakan, pekerjaan pembangunan TPS tersebut tak sesuai dengan perjanjian dari kontraktor yang mengerjakan.
“Pengerjaan jauh dari target yang seharusnya selesai tanggal 3 Desember sesuai dengan perjanjian dari kontraktor. Sekarang masih belum beres,” cetusnya, Rabu 13 Desember 2023.
Baca Juga : Rampung, Puslabfor Polri Sebut Kebakaran Pasar Leuwiliang Hanya Karena Korsleting Listrik
Kondisi itu pun dibenarkan Camat Leuwiliang, WR Pelitawan. Dia mengatakan hal tersebut mengakibatkan para pedagang tak bisa berdagang secara normal.
“Saya berharap pembangunan TPS sekarang dapat berjalan sesuai yang ditetapkan, karena semakin lama pembangunannya lebih lama para pedagang libur. Waya inginnya secepatnya diselesaikan pembangunnya,” kata dia.
Baca Juga : Molor, Pembangunan TPS Pasar Leuwiliang Diprediksi Mundur dari Target
Selain dipercepat, Pelitawan menegaskan jika pembangunan tersebut harus juga sesuai dengan material dan spesifikasi yang telah ditetapkan mengingat TPS itu akan digunakan hingga relokasi gedung pasar dilaksanakan.
“Selain ingin dipercepat selesainya, saya harap kualitas TPS nya kuat tahan sampai pembangunan gedungnya,” jelasnya.
Sekedar informasi, TPS tersebut dibangun pasca kebakaran hebat yang terjadi di Pasar Leuwiliang pada 27 September 2023 malam. Dari peristiwa itu, setidaknya tercatat ada sebanyak 550 kios, 580 los, auning 450 lokal dan PKL 35 lokal yang hangus.






