RUJUKANMEDIA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 29 desa di 16 kecamatan di wilayahnya mengalami kekeringan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhammad Adam Hamdani, menyatakan bahwa wilayah-wilayah tersebut sudah menerima bantuan air bersih dari BPBD sejak Juni hingga September 2024.
“Terhitung dari 5 Juni hingga 8 September 2024, kami telah menyalurkan bantuan air bersih sesuai permintaan ke 29 desa atau kelurahan yang berada di 16 kecamatan tersebut,” ungkap Adam kepada wartawan, Senin 9 September 2024.
Baca Juga : Kekeringan Ekstrem, BPBD Sarankan Ada Pembangunan Sumur Bor di Jonggol
Beberapa wilayah yang telah menerima bantuan air bersih antara lain Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Di wilayah ini, BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 15.000 liter dalam tiga kali pengiriman kepada sekitar 180 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 760 jiwa.
Selanjutnya, bantuan juga disalurkan ke wilayah Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, sebanyak 5.000 liter air untuk 234 KK atau sekitar 842 jiwa.
Baca Juga : BPBD Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Minimalisir Kekeringan di Kabupaten Bogor
Adam menyebut kekeringan terjadi lantaran intensitas hujan di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor mulai menurun.
Karena kondisi itu, BPBD pun memperkirakan jumlah permintaan air bersih masih akan terus meningkat karena musim kemarau tahun 2024 diperkirakan berlangsung hingga November 2024.
“Kekeringan ini diperkirakan akan berkepanjangan hingga bulan November,” jelasnya.(*)







