RUJUKANMEDIA.COM – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap krisis kemanusiaan akibat banjir dan longsor yang menyebabkan terganggunya akses air bersih dan sanitasi.
Bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor serta pihak terkait lainnya. Adapun bantuan yang diberikan meliputi logistik, sembako, serta alat penjernih air portable guna mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak bencana.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus wujud solidaritas antar daerah dalam menghadapi bencana alam.
“Sebanyak 13 desa dan kecamatan telah menerima bantuan logistik dan sembako dengan total nilai Rp107,5 juta. Selain itu, kami juga menyalurkan 30 unit alat penjernih air portable berkapasitas 25 liter per menit yang akan didistribusikan ke rumah sakit, pesantren, dapur umum, dan lokasi pengungsian,” kata Abdul Somad.
Ia menambahkan, fokus utama bantuan diarahkan pada pemulihan akses air bersih bagi masyarakat terdampak, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang sangat krusial dalam kondisi bencana.
“Sebagai perusahaan penyedia layanan air minum, kami memahami bahwa ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak saat terjadi bencana. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak,” ujarnya.
Di sisi lain, memasuki musim penghujan, wilayah Kabupaten Bogor saat ini berada dalam status siaga darurat bencana, meliputi banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan abrasi, serta tanah longsor di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan distribusi air bersih akibat meningkatnya kekeruhan air baku maupun kerusakan jaringan pipa.
Oleh karena itu, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengimbau para pelanggan agar melakukan langkah antisipatif dengan menyiapkan cadangan air bersih di rumah serta menggunakan air secara bijak, terutama saat proses normalisasi pengaliran dilakukan.
Pelanggan juga diharapkan aktif memantau informasi gangguan layanan melalui aplikasi myKahuripan, situs resmi perusahaan, serta media sosial Perumda Air Minum Tirta Kahuripan. Pengaduan dapat disampaikan melalui Call Center 1500-862 atau WhatsApp 0821-1996-9008.
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih kepada masyarakat, sekaligus berperan aktif dalam aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di tingkat nasional.







