Tak Terima Istri Dianiaya, Pria Meregang Nyawa Usai Cekcok di Pasar Cibinong

 

RUJUKANMEDIA.com – Seorang pria tewas dengan kondisi mengenaskan usai terlibat cekcok di kawasan Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor.

Korban yang diketahui berinisial SH itu meregang nyawa setelah mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam pada Rabu 26 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu, menjelaskan peristiwa bermula saat korban berinisal RI bersama istrinya tengah membeli gorengan di kawasan tersebut.

Namun pada saat yang bersamaan, JB yang merupakan seorang saksi terlibat percekcokan dengan dua orang berinisial SS dan AM serta YS.

Baca Juga : Alami Kecelakaan di Puncak Bogor, Pasangan Suami Istri Tewas

Pada situasi itu, kata Yunli, saksi JB diduga dipukul oleh YS dan pada yang saat bersamaan, RI yang berada di dekat lokasi juga terkena sasaran, ia ditendang oleh pelaku.

“Korban (SH) yang tidak terima istrinya ditendang, kemudian membela hingga terjadi perkelahian antara korban dan pelaku,” kata Yunli kepada wartawan.

Baca Juga : Asik Main Air, Pria Tunawicara Tewas Tenggelam di Curug Belanda Sukaraja 

Perkelahian antara keduanya berlangsung tragis. Korban SH mengalami luka tusuk pada bagian lengan kanan dan perut sebelah kiri dan korban tewas di lokasi kejadian.

Tak lama dari peristiwa itu, polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi tempat kejadian.

Kata Yunli, pelaku kemudian diburu dan berhasil ditangkap sekitar 2,5 jam dari laporan oleh jajaran Polsek Cibinong bersama Tim Resmob Polres Bogor.

“Pelaku berhasil kami amankan dengan kondisi tangan pelaku sebelah kiri mengalami luka,” tuturnya.

Baca Juga : Tiga Pelajar Terkapar dalam Tawuran di Jonggol Bogor, Satu Tewas

Polisi pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mengungkap secara lengkap kronologi kejadian.

Jenazah korban selanjutnya direncanakan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi.

“Setelah olah TKP, korban rencananya akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi,” pungkas Yunli. (*)

Tinggalkan Balasan