Rudy Susmanto Tegaskan Tak Pernah Ada Pertemuan Pribadi Sebelum OTT KPK di BPN Bogor

 

RUJUKANMEDIA.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menanggapi kabar adanya pertemuan dirinya dengan sejumlah pihak sebelum terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Bogor.

Kabar tersebut ditepis. Rudy mengatakan bahwa tidak pernah terlibat dalam pertemuan terbatas yang membahas soal Summarecon, hal yang menjadi salah satu persoalan yang kini ditangani KPK.

“Saya 9 hari di Galuga,” kata Rudy kepada wartawan, Rabu 16 September 2026.

Baca Juga : Kepala Pertanahan Kabupaten Bogor Terjaring OTT KPK, Kasus Dugaan Pengurusan HGB

Kalaupun ada pertemuan dalam rapat, kata dia, itu terjadi beberapa bulan lalu dengan banyak pihak. Namun tidak berkaitan dengan Summarecon.

“Kalau beberapa bulan lalu pertemuan betul, tapi pertemuannya dalam rangka rapat yang cukup banyak, kami memfasilitasi audiensi antara warga masyarakat, beberapa kepala desa ada di wilayah BSS, tidak ada di wilayah Summarecon,” tegasnya.

Sehingga, ia menyebut bahwa kabar adanya pertemuan antara dirinya dengan pihak-pihak tersebut tidaklah benar.

“Saya pastikan kalau rapat yang sehari, dua hari bahkan seminggu yang lalu kalau saya pribadi tidak ada, yang lain gak tahu,” jelas Rudy.

Baca Juga : KPK Bantah OTT, Tapi Benarkan Ada Kegiatan Lain di Kabupaten Bogor

Di sisi lain, Pemkab Bogor siap untuk membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mendalami dugaan kasus korupsi yang menyeret Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN dan pihak Summarecon.

Rudy menghormati proses hukum yang saat ini berjalan. Sehingga, apapun kebutuhan KPK bakal didukung oleh Pemkab Bogor.

“Kami pada prinsipnya mengikuti menghormati proses hukum yang berlaku. Dan kami mendukung kpk apa saja yang dapat kami bantu dari Pemkab Bogor baik secara administratif maupun secara data, apabila ada yang dibutuhkan kami siap support, kami siap mendukung,” kata Rudy.(*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA