RUJUKANMEDIA.com – Tak ingin kalah dari Persib Bandung, Persija Jakarta pun terus mematangkan persiapan jelang pertandingan akbar tersebut.
Pelatih Thomas Doll menyebutkan, bahwa pertandingan melawan Persib Bandung bukan laga yang mudah. Terlebih Persija Jakarta berada dalam tren yang kurang baik.
Baca juga : Didatangi Pendukungnya, Persib vs Persija Jadi Pertandingan Harga Diri
Pada periode Agustus, ini menjadi momen yang sangat tidak menyenangkan bagi Persija Jakarta Lima pertandingan dilalui dengan catatan minor, selalu kebobolan.
Satu-satunya kemenangan yang bisa diraih, yaitu vs PSS (4/8/2023), gawang Macan Kemayoran pun ternoda satu gol (3-1). Selanjutnya, Persija imbang 1-1 dengan Borneo FC (9/8/2023), kalah 0-2 dari Madura United (13/8/2023), seri 2-2 dengan Arema FC (20/8/2023), dan kalah 0-2 dari Dewa United (25/8/2023). Total, delapan dari 11 gol bersarang ke gawang Persija dari lima laga terakhir.
Dari kelima pertandingan tersebut, Thomas menyebut, bahwa pertahanan timnya menjadi PR yang harus segera dibenahi.
Dia mengatakan bahwa pertahanan Macan Kemayoran wajib memiliki konsentrasi yang lebih lama. Menurutnya, Persija belum mampu berkonsentrasi selama 90 menit dalam menjaga kesucian gawangnya.
“Kami memerlukan pertahanan dengan konsentrasi selama 90 menit lebih. Bukan 60 atau 75 menit. Itu perubahan utama yang diperlukan tim,” ujar Thomas, Jumat 1 September 2023.
Sementara itu, barisan pertahanan Persija yang kerap berubah-ubah selama periode Agustus disinyalir membuat Ondrej Kudela cs. tidak bisa menunjukkan pertahanan terbaiknya.
Selain harus kehilangan Muhammad Ferarri selama tujuh laga karena mengikuti pendidikan kepolisian, Persija kehilangan Hansamu Yama selama empat laga karena cedera lutut.
Baca Juga 2 Pemain Andalan Masuk, Persib Bandung Siap Tempur Hadapi Persija
Walaupun Hansamu sudah ikut ke dalam skuad pada laga tandang melawan Dewa United, Thomas merasa dirinya masih butuh waktu lagi agar bisa kembali ke performa maksimal.
“Hansamu (Yama) sempat mengalami cedera. Dia perlu waktu untuk pemulihan dan baru ikut sesi latihan beberapa kali,” kata Thomas.
Pelatih yang dulunya bermain untuk Eintracht Frankfurt itu menilai bahwa selama Hansamu cedera, bek muda Akbar Arjunsyah memanfaatkan kesempatannya dengan baik untuk mendapatkan waktu bermain.
“Akbar (Arjunsyah) yang selalu ikut berlatih dengan kami. Dia berusaha keras setiap latihan. Selain itu, kondisi Akbar selalu dalam kondisi yang fit,” tandas pelatih asal Jerman itu.(*)




