RUJUKANMEDIA.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mencatat 1.555 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di daerahnya sepanjang 2023.
Dari ribuan kasus yang terhitung sampai November itu, Dinkes mengungkap 4 orang di antaranya meninggal dunia.
“Terhitung Januari hingga November 2023 ini ada 1.555 kasus DBD dan 4 meninggal dunia,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Mulyana, Kamis 30 November 2023.
Menurutnya, data tersebut terjadi seiring berubah-ubahnya cuaca saat ini.
“Kasusnya terus bertambah karena cuaca kan ya. Hujan, berhenti, hujan lagi begitu. Tapi belakangan ini hujan intens ya,” kata Adang.
Namun, Adang mengatakan angka tersebut tidak lebih banyak daripada dua tahun sebelumnya dalam periode yang sama.
Pada tahun 2021, tercatat jumlah kasus DBD di Kabupaten Bogor sebanyak 2.220. Sementara di tahun 2022 itu sebanyak 1.954.
“Untuk jumlah meninggalnya di dua tahun ke belakang itu lebih banyak. Seperti 2021 itu tercatat 22 orang meninggal dan 2022 itu 14 orang meninggal dunia,” ungkap Adang.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Karena biasanya, puncak dari kasus DBD itu di akhir tahun hingga Maret-April di tahun berikutnya.
“Kalau kita lihat trennya itu Oktober, November, Desember hingga Maret itu tinggi dan turun lagi di April. Mudah-mudahan kasusnya terus berkurang ya. Kami imbau masyarakat menerapkan PHBS itu untuk tetap menjaga ketahanan tubuhnya,” kata Adang.(*)







