Iwan Pasrah Usai Peristiwa Tewasnya Ibu dan Anak di Jalur Parungpanjang : Bantu Kami

 

RUJUKANMEDIA.comBupati Bogor, Iwan Setiawan mengakui kesalahannya usai ibu dan anak tewas bersamaan di Jalur Parungpanjang akibat tertimpa truk pengangkut material tambang, kemarin.

Iwan pasrah saat didesak akan persoalan tersebut. Sebab, posisi Pemkab Bogor diakuinya tidak memiliki kewenangan yang besar pada jalur itu selain mengatur lewat Perbup Bogor Nomor 120 Tahun 2021 soal jam operasional truk.

“Apapun yang saya sampaikan pasti salah, karena bupati sudah membuat aturan perbup, perbup ini jam 22.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB,” kata Iwan, Senin 18 Desember 2023.

Iwan pun tidak bisa membenarkan truk yang tengah melintas tersebut. Sebab, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB atau di luar aturan operasional.

“Saya bilang, kami salah, kami mohon maaf,” kata Iwan.

Namun begitu, dia mengaku sudah mengkonfirmasi perihal kejadian tersebut. Dari keterangan yang diterimanya bahwa truk pengangkut material tambang yang menimpa ibu dan anak di sepeda motor tersebut terjadi saat truk akan masuk kantong parkir.

“Dan yang kejadian kemarin itu, informasinya mereka yang mau menuju ke kantong parkir, ada lobang dan menghindar ke kanan, nah itu kecelakaan tidak bisa dihindarkan,” jelasnya.

Baca Juga : Jalur Parungpanjang Makan Korban Lagi, Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Truk Tambang

Karenanya, dia pun memohon bantuan kepada pihak-pihak lain yang memiliki kewenangan. Sebab selama ini dia merasa hanya Pemkab Bogor yang bekerja mengawasi lalu lalang truk tambang.

“Betul, tapi tolong kasih solusi, karena gini yah sopir kemarin kami agak keras dikit kalian tahu itu di lapangan itu lebih parah,” cetusnya.

“Saya tidak boleh dijadikan peluru sendiri, aparat semua bantu kami dong, fair dong, masa kami dengan dishub doang, tidak bisa, ini nasional. Saya dengan dishub, cek saja sendiri,” katanya menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, Jalur Parungpanjang, Kabupaten Bogor, kembali memakan korban. Seorang pemotor tewas tertimpa truk pengangkut material tambang, Minggu 17 Desember 2023.

Panit Lantas Polsek Parungpanjang Ipda Wardi menjelaskan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut bermula saat pemotor hendak menyalip.

Setibanya di jalan Raya Sudamanik, Desa Jagabaya, ada mobil cold diesel berpapasan dengan truk tambang di arah berlawanan.

Karena kaget, mobil banting stir sehingga menimpa motor yang dikendarai ibu dan anak tersebut yang berada tepat di pinggir badan truk.

“Korban meninggal yang di motor ibu dan anak, infonya truk tambang rem blong, menimpa pengendara saat belok,” ungkap Wardi.(*)

Tinggalkan Balasan