RUJUKANMEDIA.com – Tongkat kepemimpinan Iwan Setiawan sebagai Bupati Bogor tinggal menghitung hari. Dia akan mengakhiri jabatannya tersebut pada 30 Desember 2023.
Lalu siapa Penjabat Bupati Bogor yang akan menggantikan posisi Iwan?
Berdasarkan keterangan yang didapat, penggantinya adalah Asmawa Tosepu. Kabarnya, dia menjadi kandidat terkuat yang akan menggantikan Iwan pada masa transisi Bupati Bogor di 2024.
Asmawa Tosepu bakal dilantik di hari yang sama lengsernya Iwan pada 30 Desember tersebut. Sementara serah terima jabatan akan berlangsung sehari setelah pelantikan yakni 31 Desember 2023.
Asmawa Tosepu sendiri merupakan birokrat yang berkarir di Kementerian dalam Negeri. Pria kelahiran 15 Oktober 1974 itu kini berusia 49 tahun. Dia dilahirkan di Wonggeduku, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Asmawa Tosepu merupakan Birokrat lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 1997. Karir dia sebagai ASN berada di Kementerian dalam Negeri (Kemendagri).
Asmawa Tosepu pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kemudian saat ini menjabat sebagian Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Jabatan terakhir, dia menjabat sebagai Pj Walikota Kendari menggantikan Sulkarnain Pada 10 Oktober 2022 lalu. Dia menjabat sebagai Pj Walikota Kendari hanya satu tahun lebih.
Kini, Pj Walikota Kendari diganti oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Yusup pada Rabu 27 Desember 2023.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto pun menyambut baik hal tersebut. Dia tidak mempermasalahkan siapapun yang akan menjadi Pj Bupati Bogor.
Terpenting baginya adalah orang tersebut memiliki kecintaan terhadap Kabupaten Bogor.
“Kalau kriteria kami yang penting dia (Pj Bupati Bogor) itu sayang dan cinta kepada Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.
Rudy menilai kecintaan terhadap daerah Kabupaten Bogor penting dimiliki oleh Pj Bupati Bogor. Terlebih Pj ini memimpin daerah tidak dalam waktu yang sebentar.
“Karena Pj Bupati Bogor akan diisi selama kurang lebih 1 tahun 4 bulan, itu adalah waktu yang panjang, cukup lama. Walaupun diisi Pj kami berharap pembangunan pembangunan akan berjalan lebih maksimal dan optimal,” ungkapnya. (*)







