RUJUKANMEDIA.com – Polres Bogor menerjunkan sebanyak 1.096 personel untuk mengamankan jalannya Pilkada 2024 di Kabupaten Bogor.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkap jumlah tersebut, belum ditambah dengan personel lain seperti dari TNI, Brimob, Polda Jabar, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Bogor.
“Yang khusus dari Polres Bogor itu ada 1.096 personel. Kami terjunkan untuk pengamanan Pilkada. Kami ingin Pilkada ini berjalan lancar dan aman sehingga langkah-langkah yang dilakukan pun harus betul-betul. Setiap kejadian-kejadian yang akan terjadi di Kabupaten Bogor bisa diantisipasi,” jelasnya, Senin 19 Agustus 2024.
Baca Juga : Polda Jabar Beri Atensi Khusus Polres Bogor untuk Amankan Pilkada
Menurut Rio, jumlah personel yang mumpuni akan menjaga kualitas Pilkada. Terlebih berdasarkan pemetaan pihaknya, ada sekitar 120 titik TPS rawan konflik dan bencana di Kabupaten Bogor.
“Titik rawannya kurang lebih kami klasifikasikan kan jumlah TPS kurang lebih 8.000 yang masuk dalam klasifikasi sangat rawan itu kurang lebih 120-an tersebar semuanya,” jelas Rio.
Baca Juga : Bentuk Koalisi, Tujuh Partai Sepakat Dukung Rudy Susmanto di Pilkada Bupati Bogor
Di sisi lain, Karo Ops Polda Jawa Barat, Kombes Pol Budi Wasono mengatakan, Kabupaten Bogor di bawah naungan Polres Bogor menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat.
Sehingga, kata dia, Kabupaten Bogor membutuhkan penanganan khusus untuk meredam terjadinya konflik pada Pilkada 2024.
“Tadi saya sudah sampaikan bahwa Kabupaten Bogor ini penduduknya paling besar (banyak) di Jabar. Pak Kapolres menyampaikan penduduknya juga mencapai 5 juta lebih, hampir 6 juta. Tentunya ini menjadi suatu atensi tersendiri karena penduduknya paling besar dan kita antisipasi potensi (konflik),” tegas Budi. (*)







