RUJUKANMEDIA.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bogor telah mengambil sikap untuk menghadapi koalisi besar yang mendukung pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade dalam Pilkada 2024.
Dengan didampingi oleh ratusan pendukung, PDIP resmi mendaftarkan dua kader terbaiknya, Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman, ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor pada Kamis, 29 Agustus 2024, malam.
Bayu mengungkapkan bahwa keputusannya untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Bogor bertujuan mencegah terjadinya pemilihan dengan calon tunggal atau yang dikenal dengan istilah “Kotak Kosong.”
“Kami mendapatkan informasi mengenai kemungkinan adanya ‘Kotak Kosong’ dari berbagai sumber. Isu ini telah beredar sekitar dua bulan terakhir. Kami ingin menyelamatkan demokrasi,” tegas Bayu.
Baca Juga : “Sedot” Banyak Partai Masuk ke Rudy-Jaro, Gerindra Enggan Disebut Mainkan Hegemoni Politik
Bayu juga menegaskan bahwa pencalonan dirinya bersama Musya dalam Pilkada Kabupaten Bogor bukan sekadar untuk melengkapi daftar calon. Mereka siap untuk menjadi pilihan yang bersaing dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.
“Jika ditanya dengan siapa kami berkoalisi, jawabannya adalah pertama PDIP, kedua PDIP, ketiga PDIP, dan setelah itu dengan masyarakat,” jelas Bayu.
Baca Juga : Konstelasi Berubah, PDIP dan PKB Bermanuver di Pilkada Bogor Pasca Putusan MK
Sebagai informasi, pada hari terakhir pendaftaran, pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade telah lebih dulu mendaftarkan diri ke KPU. Pasangan ini didukung oleh hampir seluruh partai politik di Kabupaten Bogor, termasuk delapan partai parlemen, yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PKS, PPP, PKB, dan NasDem.(*)





