RUJUKANMEDIA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor memastikan ketersediaan air bersih untuk membantu warga di tengah kekeringan.
Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menyebutkan bahwa bantuan air bersih diberikan karena intensitas hujan yang menurun dalam beberapa waktu terakhir.
“Penurunan intensitas hujan di wilayah ini menyebabkan debit air sumur warga mengering, sehingga warga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih setiap hari,” ujar Jalal dalam keterangannya, Senin 9 September 2024.
Baca Juga : Kekeringan Ekstrem, BPBD Sarankan Ada Pembangunan Sumur Bor di Jonggol
Berdasarkan data sementara, ada sebanyak 29 desa di 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor mengalami kekeringan.
Beberapa wilayah di antaranya telah menerima bantuan air bersih. Seperti Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Di wilayah ini, BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 15.000 liter dalam tiga kali pengiriman kepada sekitar 180 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 760 jiwa.
Selanjutnya, bantuan juga disalurkan ke wilayah Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, sebanyak 5.000 liter air untuk 234 KK atau sekitar 842 jiwa.
Baca Juga : Intensitas Hujan Menurun, 16 Kecamatan di Kabupaten Bogor Mulai Kesulitan Air Bersih
Jalal mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih untuk segera menghubungi BPBD melalui pemerintah desa masing-masing.
“Jika warga membutuhkan air bersih karena musim kemarau panjang ini, mereka dapat menghubungi pihak desa atau kecamatan untuk mengajukan permintaan kepada BPBD Kabupaten Bogor,” pungkasnya.(*)




