RUJUKANMEDIA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan mulai merata terjadi di wilayah Jawa Barat pada awal Oktober 2024.
Kepala Stasiun Meteorologi Citeko, Fatuhri Syabani menjelaskan bahwa prediksi itu ada setelah beberapa wilayah di Jawa Barat, salah satunya Bogor mulai dilanda hujan.
“Sehingga, masa peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan sudah mulai dirasakan di beberapa wilayah Jawa Barat, meskipun tidak merata,” ungkap Fatuhri kepada wartawan, Jumat 13 September 2024.
Baca Juga : BPBD Imbau Warga Kekeringan Ajukan Bantuan ke Desa untuk Pasokan Air Bersih
Di Kabupaten Bogor sendiri, selama musim kemarau Pemkab) Bogor sudah mendistribusikan sebanyak 410 ribu liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.
Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menyebutkan bahwa kekeringan yang menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih terjadi di 53 titik yang tersebar di 25 desa dari 15 kecamatan.
Melalui BPBD, dia menegaskan bahwa Pemkab Bogor siap melayani dan memenuhi permintaan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Warga dapat dengan mudah mengajukan permintaan melalui layanan hotline kegawatdaruratan 112.
“Untuk pengiriman distribusi air bersih, kapanpun masyarakat membutuhkan, kami siap. Kami sudah bekerja sama dengan PDAM yang siap memberikan suplai air dan mendistribusikannya ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan,” katanya.
Baca Juga : BPBD Imbau Warga Kekeringan Ajukan Bantuan ke Desa untuk Pasokan Air Bersih
Dia memastikan bahwa distribusi air tidak dikenakan biaya apapun. Masyarakat hanya perlu menghubungi pemerintah desa setempat.
“Lalu desa akan mengirim surat permintaan ke BPBD dengan tembusan kecamatan,” tegasnya.
Sekedar informasi, beberapa kecamatan yang terdampak kekeringan antara lain Jonggol, Sukamakmur, Gunungputri, Citeureup, Rancabungur, Leuwisadeng, Leuwiliang, Tanjungsari, Cisarua, Pamijahan, Jasinga, dan Babakan Madang.(*)


