RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan evaluasi usai seorang wisatawan asal Jakarta Timur berinisial NM meninggal dunia di kawasan wisata Puncak saat berlibur.
“Pertama, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga wisatawan yang meninggal dunia di kawasan wisata Puncak,” ujar Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengawali, Senin, 16 September 2024.
Baca Juga : Sesak Nafas Saat Liburan, Perempuan Asal Jakarta Meninggal di Gunung Mas Puncak
Asmawa menjelaskan, evaluasi dilakukan Pemkab Bogor secara menyeluruh. terutama dalam hal penataan kawasan Puncak sebagai destinasi wisata unggulan.
Dia menegaskan bahwa aspek penataan ini harus menjadi prioritas, dengan harapan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.
“Pemkab Bogor berupaya untuk menciptakan kawasan wisata yang komprehensif dan terintegrasi, dengan memperhatikan fasilitas yang dibutuhkan oleh pengunjung,” jelasnya.
Asmawa berharap tingginya antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke Puncak dapat memotivasi jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memaksimalkan penataan kawasan ini.
Baca Juga : Naik 45 Persen, Jumlah Kendaraan Menuju Puncak Capai 18 Ribuan
Dia pun bertekad mengembalikan keasrian kawasan Puncak seperti 20-30 tahun yang lalu melalui upaya penataan yang maksimal.
Sebelumnya diketahui, seorang wisatawan berinisial NM meninggal dunia di kawasan wisata Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor. Perempuan berusia 56 tahun itu diduga meninggal karena sakit di tengah kondisi kemacetan lalu lintas yang terjadi selama libur panjang.
Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 15 September 2024, saat korban tengah berwisata di kawasan Gunung Mas.
“Korban saat itu sedang berekreasi di Agrowisata Gunung Mas,” jelas Rizky kepada wartawan. (*)







