RUJUKANMEDIA.com – Sebesar Rp4,2 miliar uang dari anggaran program Satu Miliar Satu Desa (SamiSade) terancam tak terserap di wilayah Bogor Timur, Kabupaten Bogor.
Indikasi tersebut terjadi lantaran ada tujuh desa di wilayah itu yang hingga saat ini belum mengajukan permohonan bantuan SamiSade.
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan menyebutkan bahwa tujuh desa tersebut merupakan bagian di antara 24 desa yang belum mengajukan permohonan bantuan SamiSade.
“Jadi di Bogor itu ada 24 desa yang belum mengajukan, tetapi untuk di wilayah Bogor Timur ada tujuh desa. Desa itu ada di wilayah Kecamatan Cariu, Cileungsi, Sukamakmur dan Tanjungsari,” kata Wildan kepada wartawan, Senin 21 Oktober 2024.
Baca Juga : Dua Bulan Jelang Akhir Tahun, 24 Desa di Bogor Belum Ajukan SamiSade
Tujuh desa tersebut di antaranya Desa Cibatutiga, Kecamatan Cariu, Desa Cileungsi, Mampir, Pasir Angin, Situsari, Kecamatan Cileungsi, Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur dan Desa Selawangi, Kecamatan Tanjungsari
Berdasarkan rencana awal yang tercatat di BPKAD Kabupaten Bogor, ketujuh desa tersebut diketahui mengajukan bantuan pembangunan infrastruktur dengan nilai masing-masing sebesar Rp600 juta.
Wildan mengaku belum mengetahui alasan desa-desa tersebut belum mengajukan berkas bantuan Samisade hingga menginjak dua bulan akhir tahun 2024.
“Kita belum tau kenapa mereka belum mengajukan, dan itu ranahnya ada di DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa). Kalau kita BPKAD hanya menerima laporan saja ketika sudah masuk, dan hanya penyaluran anggarannya, Sedangkan untuk mekanismenya ada disana,” ungkapnya.
Baca Juga : Anggaran Rp406 Miliar Mulai Dikucurkan, Dua Desa Tak Dapat SamiSade Tahun Ini
Wildan menyebutkan mayoritas desa yang mengajukan usulan Samisade itu untuk peningkatan infrastruktur jalan.
“Untuk sekarang ini penggunaannya baru infrastruktur saja, kalau untuk yang lain harus ada pembuatan Perbup baru,” jelas Wildan.(*)







