RUJUKANMEDIA.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk masyarakat diklaim telah mendapatkan omzet hingga Rp3,8 miliar.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji mengungkap, omzet tersebut didapatkan Pemkab Bogor dari 37 kali penyelenggaraan GPM.
“Jadi selama 37 kali GPM, kami sudah menjual produk 264.957 kilogram, dengan total omzet hampir Rp3,8 miliar keseluruhan,” ungkap Bambam kepada wartawan, Selasa 22 Oktober 2024.
Baca Juga : Pemkab Bogor Rencanakan Gerakan Pangan Murah di Seluruh Kecamatan
Ribuan kilogram produk yang terjual tersebut terdiri dari beras SPHP 100 ton, beras medium 81 ton, telur ayam ras 13,8 ton, daging ayam ras 3 ton, daging sapi 2 ton.
Kemudian, minyak goreng 35 ribu liter, gula pasir 24 ribu kilogram, cabai rawit merah 762 kilogram, cabai merah kriting 751 kilogram, bawang merah 17.00 kilogram, dan bawang puting 1.750 kilogram.
Baca Juga : Pemkab Bogor Jual Beras Murah Rp53 Ribu per 5 Kilogram Jelang Ramadan
Bambam menjelaskan, program GPM ini memberikan subsidi berupa fasilitasi distribusi pangan dari Pemkab Bogor senilai Rp2.000 per kilogram.
“GPM ini selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan sehari-hari yang lebih murah, GPM juga diharapkan dapat menjadi pengendalian inflasi di Kabupaten Bogor,” jelas Bambam.(*)







