RUJUKANMEDIA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyikapi kondisi rawan bencana pada 24 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada 2024.
Ajat menyebut bahwa Pemkab Bogor telah melakukan upaya untuk meminimalisir gangguan saat Pilkada tersebut. Salah satunya relokasi TPS ke tempat yang lebih aman.
“Ini sudah kami bahas. Nantinya (TPS rawan bencana) bisa digeser ke sekolah,” kata Ajat usai meninjau Command Center di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Cibinong, Kabupaten Bogor pada Senin, 18 November 2024.
Baca Juga : Jelang Pemilihan Bupati Bogor, BPBD Sebut 24 TPS Rawan Bencana
Kondisi bencana saat Pilkada nanti, lanjut Ajat, juga telah disiapkan di Command Center tersebut.
Di tempat ini, semua kondisi TPS di Kabupaten Bogor bisa tepantau dengan sistem informasi satu pintu.
“Kondisi di lapangan itu nantinya terinformasikan. Misalnya terkait ada bencana, apakah ada bencana atau ada kondisi terhalang gara-gara hujan, pimpinan di tingkat atas bisa mengetahuinya dengan segera dan mengambil sikap, komando langsung dikerahkan dan disini langsung melalui command center ya,” jelasnya.
Baca Juga : Distribusi Logistik Pilkada di Kabupaten Bogor Ditarget Selesai H-1 Pencoblosan
Ajat mengklaim bahwa seluruh persiapan di Command Center tersebut telah berada dalam kondisi siap. Begitu pun dengan sumber daya manusia (SDM) yang ditempatkan.
“Ada sekitar 10 operator yang disiagakan termasuk dari BPBD dan Dishub. Dan kami sudah melihat, mengecek kesiapan command center ini. Semua sudah disiapkan, sudah mumpuni,” kata dia.
Pada proses kerjanya nanti, Command Center akan memberikan informasi cepat yang terhubung dengan para pengambil kebijakan.
Baca Juga : Target 85 Persen, KPU Ajak Media Massa Bantu Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada Bogor
Dengan operator yang melibatkan BPBD dan Dishub, informasi tersebut akan terpantau.
“Para penyelenggara di lapangan ini nantinya juga bisa langsung mereport real time pemberitaan, informasi ke kita agar kita bisa lakukan kebijakannya,” kata Ajat. (*)







