Jadi “Rumah” Prabowo, Harga Tanah di Babakan Madang Bogor Naik Pesat

 

RUJUKANMEDIA.com – Harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor naik pesat pasca menjadi “rumah” bagi Presiden Prabowo Subianto.

Salah satunya diakui Kepala Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Adi Nurhimat.

Ia mengungkap bahwa kenaikan NJOP di wilayah Babakan Madang naik menjadi lima kali lipat dari sebelumnya.

“Dulu itu NJOP di angka Rp1 juta permeter dan rumah saya sekarang Rp2,5 juta NJOPnya. Dan hampir semua desa nilai NJOP kita naik, malah ada yang tembus sampai Rp6 juta per meter dan mungkin itu pengaruh dari Pak Prabowo menjadi Presiden,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga : Setelah Quick Count Nanti, Cabup Rudy Susmanto Temui Presiden Prabowo 

Bahkan ia menyebut harga tanah di perumahan juga ikut naik dan hal itu menjadi dampak positif bagi masyarakat di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Kenaikan pajak itukan setiap tahun naik dan parahnya di tahun 2022 dan setiap tahun itu ada evaluasi dan memang sumur batu inikan perbatasan dengan Sentul City. Malah hampir semua desa di Babakan Madang harga tanahnya mulai meledak dan ini salah satu kabar gembira bagi kita masyarakat setempat,” tuturnya.

Baca Juga : Pj Bupati Bogor Sebut TPS di Dekat Rumah Prabowo Jadi Cerminan Pilkada Secara Nasional 

Kondisi itu pun dibenarkan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, Andri Hadian.

“Sekarang beliau (Prabowo Subianto) ada disana, dan memang ada pengaruh (kenaikan) dalam nilai NJOP juga. Sekarang sedang kita sesuaikan,” katanya.

Ia menjelaskan, penyesuaian tersebut dilakukan karena setiap transaksi jual-beli lahan dikawasan Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu ada sejumlah pihak yang tidak transparan saat bertransaksi.

“Jadi setiap transaksi itu ada yang belum bisa kita lihat (pelaporannya) karena dari notaris dan pihak penjual itu menyembunyikan, makanya ini akan harus segera kita sesuaikan dan evaluasi dalam tarif penjualan,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA