Pelajar Bogor yang Kecelakaan di Malang Hendak Study Tour Bahasa Inggris 

RUJUKANMEDIA.com – Yayasan SMP IT Darul Quran Mulia, Gunungsindur, Kabupaten Bogor angkat bicara mengenai peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Malang, Jawa Timur.

Perwakilan Yayasan Darul Quran Mulia Putri Bogor, Abdurrahman mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi saat para pelajar yang didampingi guru, hendak study tour Bahasa Inggris.

“Anak-anak kami ini mengikuti program sukarela, kegiatan santri yang memiliki kecenderungan ingin mendapatkan pendidikan bahasa Inggris di Pare,” ujar Abdurrahman kepada wartawan Selasa 24 Desember 2024.

Baca Juga : Bus yang Membawa Pelajar Bogor Kecelakaan di Malang, Sejumlah Orang Dikabarkan Alami Luka

Kegiatan study tour tersebut diikuti 40 pelajar SMP IT Darul Quran Mulia. Abdurrahman mengatakan bahwa program ini merupakan program rutin setiap akhir tahun untuk memperdalam pengetahuan siswanya mengenai bahasa Inggris.

“Ini sifatnya sukarela, jadi kalau ada yang mau nanti difasilitasi. Ini semuanya SMP (yang berangkat) kelasnya dari berbagai level,” terang Rahman.

Dalam kecelakaan tersebut, sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka. Adapun, korban meninggal dunia meliputi sopir, kernet, guru, dan tour leader penyelenggara acara.

Namun Abdurahman menegaskan bahwa tidak ada pelajar yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

“Untuk santri saat ini penanganannya luka ringan, sedang, dan berat. Saat ini kami masih komunikasi sangat intensif dengan pihak Rumah Sakit juga bersama orang tua untuk penanganan anak-anak santri,” ungkapnya.

Baca Juga : Sepanjang 2024, 324 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Kabupaten Bogor

Saat ini pihak sekolah juga telah menyiapkan call center untuk para wali murid untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi anak-anaknya.

“Alhamdulillah perwakilan kami telah tiba di lokasi dan rumah sakit, ini bertahap akan terus kami berangkatkan perwakilan kami untuk membantu proses penanganan. Kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses evakuasi dan pemindahan medis berjalan dengan lancar,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan