RUJUKANMEDIA.com – Tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor kisruh usai 16 pengurus dikabarkan didepak dari jajaran kepengurusan.
Dari 16 pengurus itu empat orang di antaranya diketahui merupakan relawan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang tergabung dalam Tim Teman Rudy Susmanto (TERUS).
Mereka adalah adalah Fitri Putra Nugraha yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris KONI Kabupaten Bogor, kemudian H. Mursidin, Didi Furqon dan Sugiarto. Keempat orang ini ikut dalam perjuangan memenangkan Rudy Susmanto dalam Pilkada 2024.
Menyikapi itu, Sekretaris KONI Kabupaten Bogor, Muhamad Reza Argayuda menjelaskan pergantian pengurus yang kini diPAW-kan itu merupakan upaya KONI Kabupaten Bogor dalam menyamakan program.
Baca Juga : Bupati Rudy Susmanto Siap Lari 5 Kilometer di Bogor Run 2025
Terlebih, kata dia, langkah tersebut merupakan hak preogratif dari Ketua KONI Kabupaten Bogor.
“Kalau perubahan itu memang dasarnya adalah untuk efektivitas dan penyamaan program kerja, memang ini kan hak prerogatif ketua, memang isunya sih banyak yang bilang ga pleno ga apa tapi kan memang hak prerogatif ketua itu tertuang di ad/art,” jelasnya kepada wartawan.
Ia menyampaikan, PAW 16 pengurus itu merupakan langkah Koni Kabupaten Bogor dalam mensinergikan pengurus untuk memaksimalkan kerja pengurus.
“Antar bidang atau antar pengurus biasanya kan gini ketua itu biasanya punya hak prerogatif utnuk ganti pengurus jika memang dinilai bukan kurang produktif ya tapi persamaan visi-misinya kurang tercapai, itu kan bisa jadi hak prerogatif ketua,” tutur Reza.
Baca Juga : Ekonomi Harus Tetap Berputar saat Perbaikan Jalan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Beri Penjelasan
Meski sudah dicoret dalam kepengurusan KONI Kabupaten Bogor, kata Reza, 16 pengurus yang terkena PAW itu bisa menindaklanjuti ke KONI Jawa Barat untuk memastikan bahwa PAW tersebut sah secara hukum.
“Kalaupun ada ribut-ribut bisa koordinasi ke KONI Jabar, kan memang ketika ditunjuk jadi Sekum juga saya pertanyakan, ini tujuannya untuk kemana, ternyata kan memang untuk menawari pembinaan aja, jadi memang berita ini wajar lah, ada yang sakit,” pungkasnya. (*)













