Pembangunan Pasar Rakyat Leuwiliang Bogor Ditarget Rampung 18 Bulan

 

RUJUKANMEDIA.com – Pembangunan Pasar Rakyat Leuwiliang, Kabupaten Bogor ditarget rampung 18 bulan sejak pemancangan tiang dilaksanakan pada Rabu 18 Juni kemarin.

“Sesuai perjanjian kerja sama, pembangunan Pasar Rakyat Leuwiliang ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan, namun kami berharap prosesnya bisa lebih cepat agar pedagang segera menempati pasar yang lebih nyaman, bersih, dan tertata,” jelas Dirut Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Haris Setiawan, Jumat 20 Juni 2025.

Baca Juga : Pasca Kebakaran 2 Tahun Lalu, Pasar Rakyat Leuwiliang Bogor Akhirnya Dibangun

Pasar ini akan dibangun di atas lahan seluas 21.629 meter persegi dengan proses pembangunannya dikerjasamakan dengan investor PT. Maharaja Raffles Nusantara.

“Fasilitas pasar akan mencakup total 1.439 unit tempat berdagang yang terdiri dari 140 toko, 809 kios, dan 490 los” kata Haris.

Haris menyebut bahwa pembangunan ini menjadi tonggak penting dalam percepatan pemulihan pasca kebakaran hebat yang melanda pasar tersebut pada 27 September 2023, dan menyebabkan kerugian besar bagi ratusan pedagang.

Pasar ini akan mengusung konsep pasar tradisional ramah lingkungan, dibangun sesuai standar SNI, serta dirancang dengan sentuhan budaya lokal dan nilai-nilai legenda Leuwiliang.

Baca Juga : Pemkab Bogor Beri Warning Pembangunan Pasar Rakyat Leuwiliang 

Pasar akan dilengkapi tiga bangunan utama. Di bagian depan, akan ditampilkan fasad ikonik dengan sentuhan budaya lokal. Blok A dan Blok B akan dihubungkan dengan jembatan penghubung yang memungkinkan pengunjung menikmati panorama aktivitas perdagangan dari atas.

Selain itu, akses jalan selebar 8 meter disiapkan untuk memudahkan kendaraan, termasuk mobil pemadam kebakaran. Karyawan pasar juga akan mendapatkan pelatihan dasar pemadam kebakaran sebagai bagian dari peningkatan sistem keamanan.

“Pasar Leuwiliang akan menjadi pasar SNI kedua di Kabupaten Bogor setelah Pasar Cisarua, sekaligus ditargetkan menjadi pasar terbaik di wilayah ini” tegas Haris.(*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA