RUJUKANMEDIA.com – Pembangunan Flyover Tenjo, Kabupaten Bogor hasil kerja sama dengan dengan PT Mitra Abadi Utama (PT. MAU), rampung dibangun.
Namun untuk sementara waktu, kendaraan tonase di atas delapan ton dilarang melintas flyover tersebut.
Camat Tenjo Yudhi Utomo membenarkan hal tersebut. Ia pun meminta kerja samanya agar Flyover Tenjo itu bisa digunakan dengan baik setelah diresmikan nanti.
“Alternatif untuk kendaraan berat di atas 8 ton diharapkan melalui jalur tambang atau memakai rute jalan Parungpanjang – Kutruk – Rancaiyuh, ke arah tol Balaraja Barat,” ujar Yudhi kepada wartawan, Selasa 29 Juli 2025.
Baca Juga : MoU Ditandatangani, Flyover Tenjo Bogor Segera Dibangun
Sementara, setelah MoU dilaksanakan dengan PT Mitra Abadi Utama beberapa waktu lalu,
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengungkap bahwa Flyover Tenjo adalah upaya untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut.
“Harapannya bisa mempercepat proses pembangunan sesuai dengan konsep flyover yang kita sepakati,” ujar Ajat.
Baca Juga : Anggaran Naik Jadi Rp3,5 M, Bupati Bogor Rudy Susmanto bakal Perbaiki Jalan Cinangneng–Tenjolaya
Menurutnya, pembangunan flyover merupakan salah satu bagian dari pengembangan wilayah Tenjo menjadi wilayah perkotaan.
Tidak hanya pengembangan pembangunan perumahan, juga ada terminal, serta fasilitas angkutan umum yang memadai.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan PT MAU. Semoga proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” terangnya.(*)






