Wilayah Jonggol Bogor Kekeringan, Ribuan Warga Alami Krisis Air Bersih 

 

RUJUKANMEDIA.com – Sebanyak 2.063 warga Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor mengalami krisis air bersih.

Bencana kekeringan di wilayah tersebut mulai menyulitkan warga. Meski beberapa wilayah di Kabupaten Bogor masih turun hujan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengungkap bahwa jumlah tersebar di tiga kampung, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol.

“Krisis air bersih di Kampung Karni ada 300 KK dengan 1.013 jiwa, di Kampung Kujang ada 400 KK dengan 840 jiwa, dan di Kampung Kujang Babakan ada 83 KK dengan 210 jiwa,” ungkap Adam dalam keterangannya, Kamis 31 Juli 2025.

Baca Juga : Irigasi Rusak Akibat Bencana, Ratusan Hektare Sawah di Bogor Barat Kekeringan 

Adam menyebut bahwa kondisi itu didapatkan pihaknya pada Selasa 29 Juli 2025. Ia menduga hal tersebut terjadi lantaran intensitas hujan di wilayah Jonggol mulai menurun. Sehingga sumber mata air sulit didapat.

“Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya,” jelas Adam.

Untuk membantu meminimalisir krisis air, BPBD Kabupaten Bogor pun mendistribusikan 15 ribu liter air bersih.

Baca Juga : Ahli Meteorologi IPB University Ingatkan Masyarakat Siaga Kekeringan 

Kata Adam, belasan ribu liter air itu berasal dari Kantor BPBD Kabupaten Bogor dan Perumda Tirta Kahuripan Instalasi Kujang Jonggol.

Namun menurutnya, bantuan air bersih tersebut merupakan langkah sementara. Sebab, untuk menanggulangi permasalahan kekeringan itu, dibutuhkan sumur bor sebagai solusi jangka panjang.

“Sebanyak 15 ribu liter air bersih telah didistribusikan oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bogor, dan air bersih cukup untuk beberapa hari ke depan. Tapi warga masih sangat membutuhkan pasokan dan sumur bor sebagai solusi jangka panjang,” jelas Adam. (*)

Tinggalkan Balasan