Imbas Efisiensi, Dua Rute Damri di Terminal Leuwiliang Bogor Tak Lagi Beroperasi

 

RUJUKANMEDIA.comDua trayek bus Damri dari Terminal Leuwiliang, Kabupaten Bogor, tidak lagi beroperasi. Penghentian operasional tersebut merupakan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pihak Damri.

Dua trayek yang dihentikan yakni rute Leuwiliang–Banyuresmi dan Leuwiliang–Cicangkal Rumpin.

“Kendaraan perintis Damri di Terminal Leuwiliang ditarik kembali, dengan alasan efisiensi anggaran,” ujar Kepala Terminal Dishub Jabar, Wahyu Hidayat kepada wartawan, Rabu 3 September 2025.

Wahyu menyebut, penghentian operasional tersebut dilakukan sejak Senin 1 September 2025.

Baca Juga : Dua Unit Bus Listrik Siap Beroperasi di Kabupaten Bogor, Pj Bupati Bogor Harap Tingkatkan Transportasi Ramah Lingkungan

Dengan penghentian itu, saat ini layanan Damri di Terminal Leuwiliang hanya tersisa trayek Leuwiliang–Cikidang.

Wahyu mengaku bahwa pihaknya terus mendorong agar trayek yang dihentikan bisa kembali beroperasi pada 2026.

“Sudah beberapa kali kami usulkan agar kembali dioperasikan. Namun, Damri masih mengupayakan solusi agar trayek bisa berjalan lagi tahun depan,” jelasnya.

Baca Juga : Dua Bus Listrik Segera Mengaspal di Rute Sentul-Pakansari-Bojonggede

Di sisi lain, Wahyu mengungkapkan rencana pembukaan rute baru Leuwiliang–Sukajaya, mengingat tingginya kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah tersebut.

“Banyak siswa SMA yang tidak diperbolehkan membawa kendaraan ke sekolah. Tanpa Damri, mereka kesulitan karena transportasi umum hampir tidak ada, seperti di Cicangkal maupun Sukajaya. Kondisi ini tidak sinkron dengan program pemerintah,” tegasnya.

Meski hanya mengoperasikan dua armada, lanjut Wahyu, layanan Damri tetap berjalan optimal. Penumpang rutin menggunakan trayek Leuwiliang–Cikidang, bahkan sebagian masyarakat masih menanyakan keberadaan rute Cicangkal.

“Banyak keluhan masyarakat yang kami terima, bahkan sudah disampaikan juga oleh kepala desa. Kami terus mendorong agar trayek kembali dibuka demi mendukung perekonomian warga,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan