Hasil Uji Lab Keluar, 12 Siswa di Bogor Keracunan MBG 

 

RUJUKANMEDIA.com – Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah siswa SMPN 1 Jonggol dan SDN Pasir Angin 02 Megamendung, Kabupaten Bogor, akhirnya menemui titik terang.

Berdasarkan hasil uji laboratorium sampel MBG yang dilakukan, sekitar 12 siswa dari dua sekolah tersebut terbukti keracunan.

“Pertama di SMPN 1 Jonggol itu dari hasil uji laboratorium UPT Laboratorium Kesehatan Kelas A Kabupaten Bogor pada Kamis, 2 Oktober 2025 didapatkan hasil bahwa sampel makanan yang diperiksa positif Salmonella sp pada telur ceplok dan e-colli serta coliform,” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty, Minggu 19 Oktober 2025.

Baca Juga : Pemkab Uji Lab MBG yang Diduga Sebabkan Keracunan Siswa di Jonggol Bogor

Kemudian, untuk hasil uji laboratorium pada siswa SDN Pasir Angin 02 Megamendung, itu diketahui pada Rabu 8 Oktober 2025.

“Untuk SDN Pasir Angin 02 Megamendung, itu dari hasil pemeriksaan UPT Laboratorium Kesehatan Kelas A Kabupaten Bogor ditemukan e-colli dan salmonella pada tahu teriyaki, mix salad positif salmonella dan makaroni positif e-colli dan salmonella,” jelas Fusia.

Baca Juga : Cegah Keracunan MBG, SPPG Harus Punya Sertifikat Higienis dan Sanitasi

Pasca kejadian tersebut, seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Bogor diperintahkan untuk meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan.

“Koordinasi dengan lintas sektor juga perlu ditingkatkan karena apabila ada laporan dari sekolah dengan tanda-tanda keracunan di wilayah kerja Puskesmas, maka penanganan dapat segera dilakukan,” pungkas Fusia.

Sekedar informasi, saat itu pada Selasa 23 September 2025, tujuh siswa di SMPN 1 Jonggol dilarikan ke rumah sakit karena mengalami mual, muntah, dan diare usai menyantap MBG.

Berselang satu pekan, tepatnya pada Rabu 1 Oktober 2025, lima siswa SDN Pasir Angin 02 Megamendung, juga dikabarkan demikian.(*)

Tinggalkan Balasan