Ekspor Durian ke Cina Jadi Peluang Bagi Petani Kabupaten Bogor 

RUJUKANMEDIA.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyebut upaya Badan Karantina Indonesia (Barantin) yang melakukan ekspor durian beku sebanyak 4,8 ton ke Tiongkok, Cina, membuka peluang untuk para petani di Kabupaten Bogor.

Rudy menyebut, Kabupaten Bogor juga memiliki pertanian durian yang cukup baik. Seperti halnya Durian Cengal di wilayah Leuwiliang.

“Dengan adanya ekspor perdana ini, taraf kualitas petani durian di Kabupaten Bogor terus meningkat. Pangsa pasarnya bukan hanya lokal, tetapi dapat menembus pasar yang lebih luas hingga ke ekspor luar negeri,” kata Rudy di Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin 14 Desember 2025.

Baca Juga : Durian Indonesia Senilai Rp5,1 Miliar Diekspor ke Tiongkok 

Ia pun mengaku bangga wilayah Kabupaten Bogor menjadi saksi ekspor perdana durian senilai Rp5,1 miliar tersebut.

“Kami merasa bangga dan terhormat karena hari ini pelaksanaan pelepasan ekspor durian perdana ke Tiongkok berlangsung di Kabupaten Bogor. Ini tentu menjadi sebuah ruang, pintu-pintu yang terbuka bagi Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Baca Juga : Pemkab Bogor Dorong Pertanian Modern Melalui Digitalisasi Jaringan Irigasi 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem industri durian lokal, termasuk melibatkan tenaga kerja serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor.

“Kami mengundang para pekerja dan Disperindag Kabupaten Bogor untuk berkolaborasi bersama-sama. Selama ini banyak pihak luar daerah yang datang ke Bogor membuka lahan dan menanam durian. Sementara produk durian lokal kita umumnya masih dipasarkan secara langsung di pinggir jalan kepada konsumen,” tegas Rudy.(*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA