RUJUKANMEDIA.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, mengajak perusahaan dan toko untuk memasang Internet of Things (IoT), sistem pendeteksi kebakaran.
Kepala Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, sistem IoT memiliki sensor untuk memantau kondisi lingkungan seperti asap, suhu, dan kelembapan.
“Ini untuk mendeteksi dan mencegah kebakaran. Jadi kalau misalnya sekarang ada panas yang lebih dari biasanya, dari lingkungan itu,” katanya kepada wartawan, Minggu 11 Januari 2026.
Baca Juga : Simpadam Pro Perkuat Penyelamatan Damkar Kabupaten Bogor
Yudi menjelaskan, ketika terjadi perubahan suhu yang drastis pada suatu lokasi, maka sistem IoT akan memunculkan ikon berwarna merah pada layar Command Center yang berada di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
“Nanti teman-teman yang di command center kemudian menelepon ke sektor terdekat, atau menelepon kalau ada yang langsung dengan di lokasi, kita pastikan, cek apakah itu kebakaran atau bukan,” jelasnya.
Baca Juga : Kebakaran Kios Pecel Lele di Gunungputri Bogor, Dua Orang Tewas
Sistem IoT ini juga dipadukan dengan aplikasi Simpadam Pro atau Sistem Informasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Digital (Versi PRO) milik Damkar.
Kedua sistem ini saling menguatkan. Dimana titik keberangkatan hingga titik akhir Damkar Kabupaten Bogor menangani kejadian akan terdeteksi dengan jelas.
“Alat dan anggota siapa saja yang harus diberangkatkan bisa diawali sejak awal sehingga di perjalanan juga menjadi terpetakan kondisi di lapangan yang tidak ada gangguan, jadi semuanya terlihat,” kata Yudi.(*)



