RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mengklaim sebagai daerah dengan jumlah wisatawan tertinggi di Jawa Barat pada tahun 2025.
Pada tahun tersebut, tercatat sebanyak 15,7 juta wisatawan masuk ke Kabupaten Bogor.
“Pada tahun 2025 target kunjungan wisatawan kita sebesar 15 juta. Alhamdulillah capaian tersebut berhasil terlampaui dengan jumlah kunjungan lebih dari 15,7 juta wisatawan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, Kamis 2 April 2026.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pengembangan destinasi wisata serta penguatan sektor ekonomi kreatif di wilayah Kabupaten Bogor.
Baca Juga : Puncak Ditata Sehabis Lebaran, Mulai dari Gadog hingga Perbatasan Cianjur
Kata Ria, keberhasilan ini menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor masih menjadi magnet utama bagi wisatawan, baik dari dalam daerah maupun luar daerah.
“Bogor memiliki potensi wisata yang sangat lengkap, mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata buatan. Bisa dikatakan hampir semua potensi wisata ada di Bogor, kecuali laut,” jelas Ria.
Selain kawasan wisata populer seperti Puncak, Pemkab Bogor juga terus mendorong pengembangan destinasi baru melalui program desa wisata.
Pada tahun 2025, pemerintah daerah telah menetapkan 23 desa wisata sebagai upaya pemerataan pengembangan pariwisata di berbagai wilayah.
“Program desa wisata tidak hanya menghadirkan destinasi wisata baru, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, homestay, serta kegiatan edukasi dan ekonomi kreatif,” ungkap Ria.
Baca Juga : Hilang Kendali, Pemotor Tewas di Jalur Puncak Bogor
Beberapa desa wisata yang mulai berkembang di antaranya Desa Tugu Selatan, Tugu Utara, dan Malasari.
Bahkan, disebut Ria, Desa Malasari saat ini mulai menarik perhatian pihak luar negeri untuk menjajaki kerjasama pengembangan wisata.
“Melihat tren positif tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2026 menjadi 16 juta wisatawan,” tandasnya.(*)







