RUJUKANMEDIA.com – Tingginya arus distribusi hewan kurban dari luar daerah, mengharuskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lebih intens melakukan pengecekan kesehatan hewan.
Dari data Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) Kabupaten Bogor, sudah sekitar 5.000 ekor hewan yang kesehatannya telah diperiksa hingga akhir April 2026 atau menjelang Idul Adha.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Diskanak Kabupaten Bogor, Hardy Hendriwan menjelaskan, pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kelayakan dan keamanan konsumsi masyarakat.
Baca Juga : Peternak Lokal Belum Maksimal, 60 Persen Hewan Kurban di Bogor Berasal dari Luar Daerah
Pemeriksaan dilakukan secara intensif melalui petugas dari enam Pusat Kesehatan Hewan (puskeswan) yang disebar ke berbagai titik penjualan.
“Jadi kita mengimbau kepada pedagang supaya sapi-sapi yang diperdagangkan itu sudah memenuhi standar kesehatan disertai dengan surat keterangan kesehatan dari daerah asal,” tegas Hardy kepada wartawan, Rabu 29 April 2026.
Baca Juga : Pemkab Bogor Berbagi Hewan Kurban dengan Lembaga Keagamaan dalam Rangka Idul Adha 1446 H
Selain aspek kesehatan hewan, Diskanak juga menyoroti pentingnya kebersihan kandang dan lingkungan penampungan. Hal itu dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran penyakit hewan menjelang Iduladha.
“Jadi kita periksa dan tetap menjaga higienitas kandang dan juga kebersihan lingkungan, itu yang kita terus-menerus sosialisasikan ke pedagang,” kata Hardy.
Dengan pengawasan yang diperketat, Diskanak Kabupaten Bogor berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, sehat, dan sesuai ketentuan.(*)







