Rujukanmedia.com – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendorong peningkatan mutu, kualitas, serta kuantitas pendidikan pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Menurut Wasto, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam mempercepat peningkatan kualitas sektor pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.
“Ini adalah bentuk partisipasi tahunan untuk pendidikan, dan tema tahun ini sangat bagus. Kami berharap semua lapisan masyarakat dapat bergandengan tangan dan berkolaborasi untuk membantu meningkatkan mutu serta aktivitas pendidikan,” ujar Wasto kepada wartawan, beberapa hari lalu.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi dasar yang sangat krusial bagi kemajuan suatu bangsa. Melalui pendidikan yang berkualitas, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan, meningkatkan kesejahteraan, serta mengurangi ketimpangan sosial.
Lebih lanjut, Wasto menyatakan pihaknya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor akan terus mendorong berbagai upaya perbaikan di sektor pendidikan demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pastinya kami akan terus melakukan perbaikan bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Hal ini demi mewujudkan visi misi Bupati dalam mencapai Kabupaten Bogor yang lebih cerah, istimewa, dan gemilang,” jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan bahwa esensi kemajuan bangsa terletak pada dedikasi guru di dalam ruang kelas. Hal itu disampaikannya di tengah suasana khidmat ziarah peringatan Hardiknas 2026 di TMP Pondok Rajeg, pada Senin (4/5/2026), yang sekaligus menjadi momentum refleksi atas jasa besar para pendidik.
Membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Rudy menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Namun lebih dari itu, peringatan Hardiknas di Kabupaten Bogor tahun ini terasa lebih personal—sebagai ungkapan terima kasih kepada para guru yang selama ini menjadi fondasi lahirnya generasi penerus, termasuk para pemimpin daerah saat ini.
Usai upacara, Rudy menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru, khususnya di Kabupaten Bogor, atas dedikasi dan pengabdian mereka. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak terlepas dari peran guru sejak dini.
“Tanpa perjuangan para guru, para pahlawan tanpa tanda jasa yang mendidik kami, tidak ada hari ini kami berdiri di hadapan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa jika ingin memperbaiki bangsa, maka yang harus dibenahi adalah sistem pendidikannya, dan perbaikan tersebut harus dimulai dari ruang kelas. Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjutnya, terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap, baik dari sisi infrastruktur pendidikan maupun peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Di tengah tantangan wilayah yang luas dengan jumlah penduduk yang besar, Rudy mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun demikian, ia memastikan pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus mempercepat perbaikan sekolah serta peningkatan kapasitas guru. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas dukungan program revitalisasi sekolah yang membantu percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah.(*)







