RUJUKANMEDIA.com – Pom mini dan toko beras di Kampung Babakan, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, hangus terbakar.
Berdasarkan informasi yang didapat, peristiwa yang terjadi pada Minggu 31 Mei 2026 sore itu bermula saat asap muncul dari sebuah rumah pemilik pom mini.
Tak lama berselang, asap semakin menggumpal hingga keluar api dan merambat ke toko beras yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga : Kebakaran Peternakan di Bogor, 60 Ribu Ayam Terpanggang Kerugian Capai 6,5 Miliar
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengungkap, peristiwa kebakaran itu diduga karena terjadi korsleting listrik dari rumah pemilik.
“Berawal dari percikan api dan asap muncul dari dalam ruangan rumah, diduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi tersebut,” ungkap Yudi dalam keterangannya, Senin 1 Juni 2026.
Warga bahu membahu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun bukannya padam, api justru semakin besar dan tidak dapat dikendalikan.
Baca Juga : Kebakaran Kios Pecel Lele di Gunungputri Bogor, Dua Orang Tewas
Kata Yudi, hal itu terjadi lantaran api membakar bahan material yang mudah terbakar di lokasi tersebut.
“Api dengan cepat merambat karena material yang mudah terbakar meski warga berupaya memadamkannya,” jelasnya.
Untuk memadamkan api tersebut, tim Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor pada sektor Leuwiliang, mengerahkan dua uni mobil pemadam.
Tidak ada kendala berarti dalam proses tersebut. Hingga dipastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Waktu penanganan berlangsung 40 menit, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (*)





