Puluhan Kasus Narkoba di Bogor Diungkap, Satu Juta Butir Obat Keras Diamankan

 

RUJUKANMEDIA.com – Sebanyak 74 kasus peredaran gelap narkotika dan obat keras tertentu (OKT) sepanjang periode Mei hingga Juli 2026 diungkap Polres Bogor.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 95 tersangka beserta barang bukti lebih dari satu juta butir OKT.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengklaim, pengungkapan tersebut menjadi yang pertama di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

“Ini pertama kalinya di Jawa Barat dengan 95 tersangka, 74 kasus dan lebih dari satu juta OKT yang diamankan,” ujar Wikha di Mako Polres Bogor, Senin 20 Juli 2026.

Baca Juga : Dukung Penuh Langkah Bupati Rudy Susmanto, NU Bogor Siap Perangi Judi Online dan Narkoba

Wikha merinci, dari 74 kasus yang diungkap, sebanyak 41 kasus merupakan peredaran sabu dengan barang bukti sekitar 3 kilogram.

Selain itu, terdapat enam kasus ganja dengan barang bukti sekitar 2 kilogram, 11 kasus ganja sintetis dengan barang bukti sekitar 678 gram dan dua liter cairan, serta 13 kasus peredaran obat keras tertentu (OKT) dengan barang bukti mencapai 1.068.900 butir.

Baca Juga : Perangi Narkoba, ASN Terindikasi Akan Dijatuhi Sanksi ditegaskan Oleh Bupati Bogor

Menurut Wikha, pemberantasan peredaran OKT menjadi salah satu prioritas kepolisian karena obat keras tertentu diduga menjadi pemicu berbagai aksi kriminalitas yang melibatkan remaja.

“Penyalahgunaan OKT ini kami indikasikan sebagai pemicu atau bahan bakar utama yang dipakai oleh anak-anak muda untuk melakukan kekerasan, seperti tawuran, kemudian kegiatan lain seperti begal dan sebagainya,” katanya.

Baca Juga : Keripik Pisang Narkoba Beredar di Wilayah Kabupaten Bogor 

Di tempat yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada Polres Bogor atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkoba. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menekan penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bogor khususnya yang telah mengungkap peredaran narkoba. Kami akan terus bersinergi untuk terus menekan peredaran tersebut,” kata Rudy.(*)

Tinggalkan Balasan