Usai Pertemuan Bupati-Menteri PKP, Target Perbaikan RTLH di Bogor Naik Jadi 8 Ribu Unit

RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 8.000 unit di tahun 2026.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto menyebut target itu naik dari sebelumnya sebanyak 6.300 unit RTLH.

Bahkan, kata dia, target itu menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir melalui kolaborasi pendanaan pemerintah pusat lewat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan APBD Kabupaten Bogor.

“Tahun ini minimal sekitar 6.300 unit, tapi Pak Bupati menargetkan bisa mencapai 8 ribut unit rumah diperbaiki melalui program BSPS,” kata Eko kepada wartawan, Rabu 29 Juli 2026.

Baca Juga : Bapak Pembangunan Kabupaten Bogor, Bupati Rudy Susmanto bakal bangun 3.000 Rumah Tidak Layak Huni di 2025

Pada program tersebut, Pemkab Bogor melalui APBD menganggarkannya untuk 1.502 unit. Kata Eko, bantuan dari pemerintah pusat melalui BSPS tersebut adalah peluang bagi pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan renovasi RTLH.

“Untuk yang APBD kami anggarkan sekitar 1.502 unit. Ya alhamdulilah kolaborasi Pemkab Bogor dengan pusat ini berjalan baik sehingga target perbaikan bisa ditambah,” jelas Eko.

Di tengah upaya percepatan program tersebut, Disperkim juga tengah melakukan sinkronisasi data RTLH.

Langkah ini dilakukan setelah muncul perbedaan signifikan antara data yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor dengan data pemerintah pusat.

Baca Juga : Dilakukan Kolaborasi, 8 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di Bogor Diperbaiki Tahun Ini

Eko Mujiarto menjelaskan, data Disperkim mencatat sekitar 27 ribu RTLH, sedangkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat menunjukkan jumlah yang jauh lebih besar, yakni mencapai sekitar 746 ribu unit.

“Yang tercatat di tiap daerah berbeda dengan data di pusat. Kalau data di Disperkim ada sekitar 27 ribu lebih, tetapi hasil koordinasi dengan pusat justru tercatat sekitar 746 ribu unit,” jelasnya.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Disperkim akan menggelar verifikasi data bersama para camat dan kepala desa di seluruh Kabupaten Bogor.

“Minggu ini kami akan rapat dengan para camat dan kepala desa untuk memverifikasi data 746 ribu itu, sehingga nanti mempermudah penyelesaian program ke depan,” pungkasnya.

Baca Juga : Anggaran Kendaraan Dinas Rudy-Jaro Bakal Dialihkan untuk Rehabilitasi RTLH

Sebelumnya diketahui, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait melakukan pertemuan untuk membahas khusus persoalan RTLH di Kabupaten Bogor.

Pada pertemuan itu, Maruarar Sirait mengungkapkan Kabupaten Bogor memiliki sekitar 746 ribu RTLH berdasarkan hasil evaluasi sementara pemerintah pusat.

Ia pun membuka peluang penambahan kuota bantuan bedah rumah apabila Pemerintah Kabupaten Bogor dinilai siap melaksanakan program secara tepat sasaran dan berkualitas. (*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA