Rudy Susmanto Dorong Pengembangan Wisata Puncak Berbasis Lingkungan, Religi, dan Sejarah

Rujukanmedia.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong pengembangan potensi pariwisata kawasan Puncak dengan mengoptimalkan kekayaan alam, religi, dan sejarah. Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto saat mengunjungi kawasan Telaga Saat, Kecamatan Cisarua, dalam rangkaian peninjauan penataan kawasan Puncak, Jumat (6/11).

Rudy mengapresiasi para pengelola desa wisata yang mampu mengoptimalkan potensi wilayahnya untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Salah satunya terlihat di kawasan Telaga Saat, yang mempertahankan keasrian perkebunan teh serta menerapkan konsep bangunan rumah panggung pada sejumlah fasilitas wisata.

Menurutnya, pengembangan destinasi wisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam, termasuk memastikan pembangunan fasilitas tidak menutup permukaan tanah dan menghambat limpasan air.

“Kita sangat mengapresiasi rekan-rekan desa wisata yang mengoptimalkan potensi desanya, mengangkat sektor pariwisata, tetapi tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ungkap Rudy.

Selain wisata alam, Bupati Bogor juga menyoroti potensi wisata religi dan sejarah yang dimiliki kawasan Puncak. Salah satunya Masjid Atta’awun yang pengelolaan operasionalnya telah diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kawasan tersebut juga memiliki nilai sejarah melalui keberadaan monumen helikopter yang berkaitan dengan gugurnya Pahlawan Nasional Laksamana R.E. Martadinata. Selain itu, terdapat makam K.H. Idham Chalid di kawasan jalur Puncak yang menjadi bagian dari potensi wisata religi Kabupaten Bogor.

“Kawasan Bogor Selatan memiliki kekayaan potensi wisata yang luar biasa. Tidak hanya keindahan alam, tetapi juga keberadaan para tokoh agama, kiai, ulama, dan habib yang turut berperan dalam kehidupan sosial masyarakat,” ujar Rudy.

Karena itu, pengembangan pariwisata perlu dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, pengelola desa wisata, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan mendorong sejumlah program melalui perangkat daerah, termasuk sosialisasi dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pelaku usaha pariwisata.

“Kita ingin pemerintah berkegiatan memberikan subsidi secara tidak langsung kepada para pelaku dunia usaha yang ada di kawasan Puncak,” jelas Rudy.

Melalui pengembangan wisata alam, religi, dan sejarah yang didukung pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan, Rudy berharap kawasan Puncak semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Bogor yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA