FK Resmi Dibuka, IPB Alokasikan 20 Persen Kuota Beasiswa Tidak Mampu

RUJUKANMEDIA.com – Institut Pertanian Bogor (IPB) University resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru Fakultas Kedokteran (FK) tahun akademik 2023/2024.

Berlaku sejak 5 Agustus hingga 11 Agustus 2023, IPB hanya menerima 50 mahasisw baru dalam program studi (prodi) tersebut dengan 20 persen di antaranya untuk beasiswa tidak mampu.

“IPB University merupakan perguruan tinggi yang baru pertama kali menerima mahasiswa Prodi Dokter, Fakultas Kedokteran dengan total kuotanya sebanyak 50 mahasiswa. Tahun ini, jalur masuk yang dibuka hanya melalui Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB). Untuk itu, kami akan mengalokasikan 20 persen kuota untuk mahasiswa FK IPB University dengan latar belakang ekonomi tidak mampu yang memenuhi syarat nilai,” jelas Wakil Rektor IPB University bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana, Senin 7 Agustus 2023.

Deni mengatakan, secara umum komposisi sebaran mahasiswa IPB University terdistribusi secara merata di 35 provinsi. Dari komposisi itu, sebanyak 40 persennya merupakan penerima beasiswa.

Baca Juga : Gelar Kajian Strategic Talks, IPB Sebut Aturan Kebijakan Eskpor Laut Prematur

Dia menambahkan, beasiswa IPB University secara umum terbagi menjadi dua, berdasarkan prestasi dan berdasarkan latar belakang ekonomi. “Kita punya peta secara umum dari berbagai jalur penerimaan. Khusus pembukaan FK IPB University yang hanya menerima jalur mandiri di tahun ini maka harus dialokasikan kuota untuk mahasiswa dengan ekonomi tidak mampu,” ucapnya.

“Adanya kuota 20 persen ini merupakan amanat undang-undang bahwa setiap warga berhak mendapat akses pendidikan. Ini merupakan kesempatan bagi siapa pun siswa SMA yang mampu secara akademik. IPB University tidak melihat latar belakang ekonominya, tidak melihat daerah mana, silakan mendaftar,” imbuhnya.

Deni menerangkan, pemberian beasiswa berasal berbagai sumber pendanaan. Salah satu programnya adalah Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Program ini memberikan prioritas kepada mahasiswa tidak mampu dan berlaku secara nasional.

“Selain itu, IPB University juga banyak bermitra dengan donatur pemberi beasiswa, seperti pemerintah daerah dan instansi swasta dari dalam dan luar negeri. Hingga kini ada sekira 63 lembaga donatur dengan total nilai 112 miliar untuk beasiswa. Kami juga memiliki skema pencicilan UKT agar meringankan mahasiswa,” jelasnya.

Deni menyebut, tahun ini IPB University mendapat kepercayaan untuk berkontribusi menghasilkan dokter di Indonesia. “FK IPB University telah memenuhi standar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) dan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAMPT-Kes), sehingga kami yakin akan melaksanakan pendidikan sebaik-baiknya,” pungkasnya.(*)

 

Tinggalkan Balasan