Urai Kemacetan, Dishub Kabupaten Bogor Terapkan Kanalisasi 2:1 di Jalan Raya Dramaga

RUJUKANMEDIA.comDinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, menerapkan sistem kanalisasi 2:1 sebagai uji rekayasa lalu lintas mengurai kemacetan di Jalan Raya Dramaga.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih menjelaskan, penerapan tersebut dilakukan mengingat kondisi kemacetan yang luar biasa di setiap harinya. Seperti banyak yang dikeluhkan masyarakat di wilayah Bogor Barat.

“Rekayasa ini sudah mulai kami lakukan dengan jam operasional mulai pukul 06.00 sampai 08.WIB. Itu dilakukan dua lajur ke arah Kota Bogor dan satu lajur ke Leuwiliang,” ungkap Dadang kepada wartawan, Selasa 7 November 2023.

Setelah itu, lanjutnya, jalur lalu lintas kembali berjalan normal sampai pukul 16.00 WIB.

“Kemudian di pukul 16.00 sampai 18.00 itu dua lajur ke Leuwiliang dan satu lajur ke Kota Bogor,” jelas Dadang.

Baca Juga : Sky Bridge Bojonggede ‘Paksa’ 58 Pedagang Angkat Kaki

Pada penerapan tersebut, Dishub Kabupaten Bogor menggunakan road barrier sebagai pembatas jalan. Kata Dadang, rencananya itu akan dilaksanakan hingga Kamis mendatang sebelum nantinya dievaluasi.

“Sampai Kamis rencananya, kemudian akan kami evaluasi sejauh mana efektivitas penerapan ini,” jelasnya.

Kondisi kemacetan ini pun sebelumnya pernah diungkap oleh Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridho.

Beberapa waktu lalu, Agus mengakui jika persoalan kemacetan di wilayah barat semakin parah. Sehingga, opsi-opsi untuk mengurai kondisi itu harus segera dilakukan salah satunya melebarkan simpang jalan di sepanjang jalur tersebut.

Ada sekitar tujuh simpang yang akan dilebarkan. Meski tak disebutkan secara rinci, simpang-simpang yang diduga menjadi penyebab kemacetan di wilayah barat tersebut di antaranya pertigaan Jalan Lingkar Dramaga, Bunderan IPB, simpang Cihideung Udik, simpang Situ Daun, Cinangneng, pertigaan Warung Bogor, Cikampak, Cibungbulang, hingga pertigaan Jalan Lingkar Leuwiliang.

“Jadi ada sekitar 7 simpang yang akan kami lebarkan. Mudah-mudahan bisa mengurangi kemacetan di wilayah barat,” jelas Agus beberapa waktu lalu. (*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA