RUJUKANMEDIA.com – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyebut seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Bogor memiliki tingkat kerawanan yang sama dalam Pemilu 2024.
Karenanya, kata dia, pengawasan dilakukan secara menyeluruh tanpa membedakan kondisi dan potensi di tiap TPS yang ada di Kabupaten Bogor.
“Semua TPS kami anggap rawan. Sehingga pengamanan kita berlakukan sama untuk menghindarkan dari segala bentuk gangguan kamtibmas,” tegas Rio, Senin 15 Januari 2024.
Personel yang diterjunkan pun mencapai 4.000 petugas. Mulai dari Polres Bogor, Kodim 0621 Brimob Polda Jawa Barat, hingga Satpol PP dan Linmas Kabupaten Bogor.
“Jadi Semua kami katakan rawan, kami tidak mau underestimate, kami ingin memastikan semuanya terkendali untuk menghindari ancaman dan gangguan apapun sekecil apapun. Saya minta Kabupaten Bogor zero dari insiden apapun,” tegasnya.
Baca Juga : Ngeri, Polisi dan TNI di Bogor akan Tangkap Pengganggu Ketertiban Pemilu
Rio mengungkapkan, pengamanan tidak hanya dilakukan saat proses pemungutan suara. Tetapi juga dilaksanakan dari mulai distribusi logistik menuju TPS hingga pasca pencoblosan.
“Sebaran personel yang akan mengawal dilihat dari situasi kamtibmasnya dan dilihat dari aspek demografinya juga. Termasuk aspek cuaca kami pertimbangkan agar pengawalan bisa dilakukan dengan baik,” kata Rio.
Diketahui, jumlah TPS di Kabupaten Bogor berdasarkan yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni sebanyak 15.228 TPS dan tersebar di 40 kecamatan. Sementara untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yaitu sebanyak 3.889.441 pemilih.(*)





