RUJUKANMEDIA.com – Polisi mencatat ada 20 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Bogor yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi pada saat pencoblosan 14 Februari nanti.
TPS yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor itu 10 di antaranya berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
“Kami catat yang 10 TPS di lapas itu, 8 di antaranya ada di Lapas Gunungsindur dan 2 di Lapas Pondok Rajeg,” ungkap Kasubag Ops Polres Bogor, AKP Hasan, Minggu 28 Januari 2024.
Hasan menjelaskan, TPS di dalam Lapas menjadi sangat rawan karena para pemilihnya merupakan narapidana termasuk pelaku teroris.
“Jadi ini perlu perhatian khusus karena bagaimanapun juga di sana masih terdapat tahanan-tahanan teroris. Jadi harus diantisipasi,” jelasnya.
Baca Juga : Dianggap Rawan, TPS Prabowo dan SBY Dijaga Ketat Saat Pencoblosan
Sementara untuk 10 TPS rawan lainnya itu tersebar di beberapa wilayah. Seperti Klapanunggal, Sukajaya, Babakan Madang, Gunungputri dan lainnya.
Menurut Hasan, TPS di luar lapas ini tingkat kerawanannya berbeda. Mulai dari bencana dan pengerahan massa seperti di Babakan Madang dan Gunungputri.
“Babakan Madang kan ada Pak Prabowo ya. Kemudian di Gunungputri itu ada Pak SBY. Nah ini harus diantisipasi juga,” jelasnya.
Baca Juga : BPBD Sebut TPS di 28 Kecamatan Kabupaten Bogor Rawan Bencana
Karenanya, dia meminta para camat untuk mengantisipasi hal tersebut dengan berkomunikasi dengan Kapolsek serta Danramil untuk mengamankan jalannya Pemilu 2024.
“Ini yang perlu diperhatikan. Dan para camat harus berkomunikasi, berkoodinasi dengan kapolsek dan jajaran, termasuk dengan danramil untuk menjaga kondusifitas pemilu,” jelasnya.
Diketahui, jumlah TPS di Kabupaten Bogor berdasarkan yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni sebanyak 15.228 TPS dan tersebar di 40 kecamatan. Sementara untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yaitu sebanyak 3.889.441 pemilih.(*)







