RUJUKANMEDIA.com – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor mencatat 154 kasus kekerasan terhadap anak terjadi pada 2023.
Sekretaris KPAD Kabupaten Bogor, Erwin Suriana mengatakan, data tersebut masuk berdasarkan pengaduan dan pemantauan serta pengawasan kasus kekerasan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Data kekerasan anak sepanjang tahun 2023 itu ada sebanyak 154. Itu kami catat pertama berdasarkan laporan yang langsung masuk ke kami, kemudian juga termasuk melihat pemberitaan media-media monitor seperti itu, dan kami anggap itu pengaduan tidak langsung ke KPAD,” jelas Erwin kepada wartawan, Selasa 6 Februari 2024.
Meski terbilang banyak, Erwin mengklaim bahwa jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2022.
“Jumlahnya turun dibanding 2022 yakni 161 kasus,” ungkapnya.
Baca Juga : Disdik Ungkap Identitas Oknum Guru Cabul di Klapanunggal, Berstatus PPPK dan Mengajar Agama
Erwin menjelaskan, turunnya jumlah kasus kekerasan itu karena edukasi dan pencegahan yang dilakukan KPAD melalui lembaga pendidikan dan masyarakat.
“Kami melakukan sebuah langkah untuk langsung turun ke lapangan kondisi di lapangan seperti apa kemudian kronologis seperti apa juga mendapatkan informasi dari keluarga korban termasuk juga dari pelaku. Dan kami juga lakukan pencegahan itu dengan edukasi,” tandasnya. (*)






