RUJUKANMEDIA.com – Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo menyapa masyarakat Kabupaten Bogor di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat 9 Februari 2024.
Dalam acara bertajuk ‘Hajatan Rakyat’ itu, Ganjar menyentil program makan siang gratis yang digaungkan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
“Kemarin kami berdebat, ada yang nanya kepada saya ‘apakah Pak Ganjar setuju makan siang gratis?’,” ucap Ganjar di depan ribuan pendukungnya.
Baca Juga : Tim Fanta Prabowo-Gibran Ajak Masyarakat Bertani Demi Jaga Pangan Indonesia
Namun Ganjar terkejut saat mendengar jawaban masyarakat yang ternyata sependapat dengannya, tidak menyetujui akan program tersebut.
“Oh kamu gak setuju? makan siang gratis kemarin mau dipakai sebagai penurunan stunting, ya kita gak setuju, kenapa? itu keliru,” tegas Ganjar.
Di wilayah Kabupaten Bogor yang notabenenya basis massa Prabowo-Gibran, Ganjar kembali menjelaskan bahwa ketidaksetujuan akan program makan gratis itu dikarenakan upaya penanganan stunting seharusnya dilakukan sejak ibu tengah mengandung.
“Stunting itu ditangani sejak ibu hamil, 1.000 hari kehidupan pertama dan anak harus dikasih asi,” jelas Ganjar.
Baca Juga : Resmi Bersanding dengan Mahfud MD, Ini Kata Ganjar Pranowo
Jika penanganan stunting dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan, Ganjar menyatakan sikap persetujuannya.
“Kalau 1.000 hari pertama mau diintervensi silahkan, tapi yang lain maaf, sepertinya keliru,” paparnya.
Oleh sebab itu, lanjut Ganjar, untuk menangani kasus stunting dan menjaga kesehatan masyarakat, diperlukan fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan (nakes) di setiap desanya.
“Maka kita ingin kesehatan itu dimulai dari kita sendiri (dengan langkah preventif) olahraga, hidup bersih, baru kalau kemudian sakit kita bawa ke dokter. Maka setiap Desa perlu, satu desa satu faskes satu nakes,” tandasnya.(*)







