RUJUKANMEDIA.com – Polres Bogor sudah mengantongi dua terduga pelaku perampokan yang menewaskan H.S (26) di Kampung Cimayang Sari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku tersebut.
“Sudah kita kantongi (identitas pelaku). Kita masih mendalami beberapa nama yang diduga terlibat di dalam penganiayaan menyebabkan meninggal dan pencurian dengan kekerasan,” kata Teguh kepada wartawan.
Baca Juga : Polisi Buru 4 Pelaku Penganiayaan Penyebab Tewasnya Pria di Pamijahan Bogor
Tak hanya memburu pelaku, lanjutnya, Polres Bogor juga melakukan identifikasi untuk memastikan apa motif pelaku dalam peristiwa tersebut.
“Sekarang kita sedang fokus untuk melakukan penyelidikan, identifikasi dan pengejaran terhadap para pelaku. Motifnya apa nanti kita ungkap setelah (kita) tangkap pelakunya,” kata Teguh.
Polisi menduga total empat orang terduga pelaku yang menghabisi nyawa pria berusia 26 tahun tersebut.
Dugaan itu diketahui usai istri korban yakni R memberikan keterangan kepada pihaknya.
“Sebelum mengalami penganiayaan, si korban sempat menerima tamu 3-4 orang. Sempat dibuatkan kopi sama korban itu sempat ngobrol, (hingga) terjadi penganiayaan. Pelakunya diduga adalah orang yang bertamu itu,” tuturnya.
Baca Juga : Fakta Baru, Sebelum Tewas Pria di Pamijahan dan Pelaku Sempat Ngopi-ngopi di Depan Rumah
Namun, lanjut Teguh, R tidak mengetahui secara pasti apa isi obrolan dari korban dan para terduga pelaku.
“Karena memang istri dari korban ini tidak mengetahui secara pasti apa isi dari pembicaraan antara korban dengan tamunya itu, (jadi) belum bisa dipastikan,” urainya.
Yang diketahui para saksi, tambah Teguh, adalah salah satu dari mobil korban hilang dari kediamannya.
“Mobil korban dalam kejadian penganiayaan itu, istri korban mendapati salah satu mobilnya itu tidak ada di tempat, diduga dibawa oleh pelaku,” pungkasnya.
Diketahui, peristiwa yang terjadi pada Rabu 18 September itu tidak hanya menewaskan H.S, tapi juga menyebabkan istri, anak serta mertua korban mengalami luka. Hingga saat ini, ketiganya masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.(*)





