RUJUKANMEDIA.com – Pimpinan DPRD Kota Bogor, sepakat mengalihfungsikan empat unit bus operasional DRPD sebagai armada angkutan untuk menambal kekosongan pelayanan Biskita Trans Pakuan.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan segera dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Bogor dan Dinas Perhubungan (Dishub).
“Kami dari pimpinan sepakat bahwa pelayanan dasar kepada masyarakat harus terus berjalan. Kami merasa bertanggungjawab dan solusi yang sementara adalah penggunaan bis operasional dewan,” kata Adit dalam keterangannya.
Baca Juga : Wacana Peralihan Subsidi BisKita, Komisi II Minta Perumda Trans Pakuan Buka-bukaan Data
Adit berharap, empat unit bis operasional dewan ini bisa mulai mengaspal besok, Senin 6 Januari 2025 mengingat kegiatan belajar mengajar (KBM) di Kota Bogor juga sudah dimulai.
Terlebih, ia mengaku selama beberapa hari ke belakang mendapatkan banyak pertanyaan dan aspirasi dari masyarakat yang meminta agar operasional BisKita tetap berjalan.
“Minggu depan sekolah sudah masuk, pengguna BisKita juga kebanyakan anak-anak sekolah. Sehingga kami berharap bis dewan bisa langsung beroperasi minggu depan,” ungkap Adit.
Baca Juga : Ambil Langkah Sepihak, DPRD Kecewa Pemkot Bogor Berhentikan Operasional Biskita
Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy telah membeberkan bahwa DPRD Kota Bogor telah berkomitmen untuk menjaga layanan BisKita Trans Pakuan Kota Bogor tetap berjalan dengan menganggarkan Rp10 miliar berbentuk subsidi buy the service (BTS) untuk tahun 2025 ini.
Sehingga secara paralel DPRD Kota Bogor akan melakukan pembahasan dengan Pemerintah Kota Bogor untuk mencari duduk perkara dan penyelesaian masalah berhentinya layanan BisKita Trans Pakuan.
“Melalui Komisi II DPRD Kota Bogor akan melakukan rapat dengan berbagai pihak untuk mencari solusi agar layanan dasar transportasi tetap berjalan,” pungkasnya.(*)







