Capai 3 Juta Jiwa, Kemiskinan Esktrem Ditarget Selesai 2026

 

RUJUKANMEDIA.comKementerian Sosial (Kemensos) mencatat angka kemiskinan ekstrem di Indonesia sebanyak tiga juta jiwa. Jumlah tersebut ditarget terselesaikan pada tahun 2026.

“Beliau (Presiden Prabowo Subianto) ingin kemiskinan ekstrem yang jumlahnya 3 juta jiwa lebih itu menjadi 0 persen pada tahun 2026, secepat-secepatnya di tahun ini (2025),” ungkap Menteri Sosial (Mensos), Syaifullah Yusuf kepada wartawan.

Jumlah itu telah disampaikan Mensos dalam dialog pilar-pilar sosial di Kabupaten Bogor kemarin, Sabtu 8 Februari 2025.

Baca Juga : 350 Warga Kabupaten Bogor Dapat Operasi Katarak Gratis dari Kemensos

Pada kesempatan itu, Syaifullah mengajak para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bogor untuk bersama-sama bergerak, menekan angka kemiskinan ekstrem tersebut.

Ada beberapa upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka kemiskinan tersebut. Salah satunya melalui program Sekolah Rakyat.

Namun Syaifullah menyebut program itu masih berproses. Sehingga belum terlaksana.

“Sekolah Rakyat sedang kita proses itu juga menindaklanjuti arahan Presiden, Sekolah Rakyat ini untuk rakyat dari golongan atau keluarga miskin dan miskin ekstrem,” jelasnya.

Baca Juga : Musrenbang RKPD, Atang Trisnanto Ingatkan Pemkot Bogor Selesaikan Kemiskinan dan Pengangguran

Nantinya, jika program Sekolah Rakyat dilaksana, maka akan ada klasifikasi agar program bisa tepat sasaran.

“Jadi ini nanti keluarganya itu yang bisa sekolah disitu, jadi kriteria pertamanya adalah miskin dan miskin ekstrem dulu baru yang lain-lain,” tuturnya

Sekolah Rakyat tersebut akan diperuntukkan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dengan konsep asrama yang bertujuan bisa mendapat lingkungan memadai.

“Saya akan mengikuti arahan pak Presiden selanjutnya, tetapi kami sudah siap dari sisi tata kelolanya dan juga infrastrukturnya, untuk pendanaannya nanti tunggu dari Presiden secara langsung. Kami punya Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) yang di Bekasi itu sudah lengkap untuk asrama, tempat belajar, olahraga, perpustakaan sudah lengkap semua,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan