RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, menjanjikan untuk memberikan kompensasi berupa uang sebesar Rp100 juta untuk korban tewas di jalur tambang, Kabupaten Bogor.
Tercatat, jumlah korban di jalur tersebut mencapai 194 orang. Ratusan korban tewas itu terdata dalam kurun waktu enam tahun terakhir.
“Kita hitung enam tahun ke belakang itu, dan saya menjanjikan Rp50 sampai Rp100 juta per-orang yang meninggal,” kata Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi kepada wartawan.
Baca Juga : Setelah RK, Kini Pembangunan Jalan Tambang di Parungpanjang Dijanjikan Dedi Mulyadi
Dedi menyadari bahwa kompensasi yang diberikan tersebut tak bisa mengobati sepenuhnya luka keluarga korban. Namun, hal itu wujud tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat.
“Untuk warga yang mendapat musibah meninggal diakibatkan kelalaian dalam pengelolaan jalan, kelalaian karena pengendara kendaraan yang bertonase tinggi dan ragam kecelakaan, kami akan berikan kompensasi uang duka bagi keluarga walaupun terlambat,” jelas Dedi.
Baca Juga : Izin Truk Tambang di Bogor Bakal Dicabut Jika Langgar Jam Operasional
Di sisi lain, ia mengaku tengah mencari formula agar pembangunan jalan khusus tambang di Kabupaten Bogor bisa terlaksana sesuai target yakni tahun 2026.
Dedi sesumbar bahwa pembangunan tersebut akan selesai dalam waktu satu tahun.
“Tahun depan dibangun (jalur tambang), setahun cukup,” ujarnya. (*)







