Gudang Minyakita Palsu di Bogor Dibongkar Polres, Sehari Produksi hingga 8 Ton

 

 

RUJUKANMEDIA.comPolres Bogor membongkar gudang produksi Minyakita palsu di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin 10 Maret 2025.

Minyak curah yang dikemas dalam
kemasan tak berizin tersebut juga terungkap mengurangi takaran yang seharusnya satu liter menjadi 0,75 hingga 0,80 liter.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kolaborasi bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memastikan ketersediaan bahan pokok pada bulan puasa,” ungkap Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Baca Juga : Rudy Susmanto Apresiasi Prestasi Polres Bogor Ungkap 1 Ton Lebih Narkoba

Dari kolaborasi tersebut, Polres Bogor melakukan operasi hingga didapati informasi adanya kekeliruan distribusi peredaran Minyakkita di wilayah hukumnya.

“Melalui serangkaian penyelidikan oleh satreskrim Polres bogor, akhirnya pada hari Jumat tanggal 7 Maret didapati sebuah lokasi di wilayah Cjujung, Kecamatan Sukaraja, didapatkan sebuah gudang yang juga digunakan sebagai tempat produksi dan pengepakan minyakita,” kata Rio.

Dalam pengungkapan tersebut, diamankan satu pelaku berinisial TRM. Ia merupakan pemilik sekaligus otak daripada kasus pemalsuan Minyakita.

Baca Juga : Harga Minyak Kita Melebihi Batas, Pemkab Bogor Janji Akan Usut Tuntas Bersama Kepolisian dan Kejaksaan

Dari pengungkapan itu, terungkap bahwa TRM mendapatkan pasokan bahan baku dari wilayah Tangerang. Kemudian bahan tersebut dikemas ulang untuk dibranding menjadi Minyakita.

“Sebagaimana diedarkan seharusnya berat bersih itu 1 liter, namun oleh tersangka berat yang diedarkan itu 750-800 ml (0,75-0,80 liter) sehingga terjadi pengurangan kuota yang seharusnya,” jelas Rio.

Kemudian di dalam repackaging tersebut, lanjut Rio, pelaku membuat pack yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Di mana di dalam pack tidak dicantumkan berat bersih kemudian setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut bahwa BPOM yang dicantumkan sudah tidak berlaku,” terangnya.

Berdasarkan keterangan sementara, bahwa dalam operasinya TRM ini sehari memproduksi 8 ton.

“Dan dalam 8 ton tersebut menghasilkan kurang lebih 10.500 pack minyakita,” pungkas Rio. (*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA